Pengalaman Selama Pandemi, Traveling sambil Sekolah Online dan WFH (Work From Home)

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh...
Tak terasa sudah dua bulan anak-anak kembali bersekolah offline di tahun ajaran 2022 / 2023. Suami juga sudah ngantor meskipun masih separo WFH (Work From Home).

Ichi sudah kelas 8 dan Ranggi kelas 5, waktu begitu cepat berlalu terakhir aktif bersekolah disaat Ichi kelas 5 dan Ranggi kelas 2.

Keingat sebelum pandemi sekolah adik kakak berbeda, rutenya tidak searah pula. Kesibukan pagi hari saya anter si kakak, suami berangkat kantor sekalian anter sang adik. Rute sehari-hari saya membentuk segitiga di saat menjemput pulang sekolah, rumah saya di gambarkan di tengah, sekolah sang kakak serong ke kiri, sekolah adik serong ke kanan 🤭.

Masuk ke jenjang SMP, setelah survey ke beberapa sekolah akhirnya pilihan jatuh di sekolah adiknya. Alhamdulillah jadi satu sekolahan bikin emak gak ribet lagi.

Excited dan senang sekali anak-anak kembali ke sekolah dengan teman yang baru, aktifitas kembali normal pulang jam 14.45 WIB  molor-molor jam 15.00 WIB belum lagi kalau ekskul pulang jam 16.00 WIB.

Pelajaran renang di sekolah juga sudah diadakan. Meski kembali ke sekolah lagi akan tetapi prokes tetap dijalankan.
Serunya denger celotehan anak-anak habis berenang di sekolah.

Lomba Agustusan tahun 2022 yang diadakan pada hari ini tanggal 18 Agustus 2022 di Sekolah. Seruu sekali setelah sekian lama tidak ikut lomba-lomba.

Lomba 17-an Ichi dan printilannya
Lomba 17-an Ranggi dan printilannya

Dengan kembalinya anak-anak seperti sebelum pandemi otomatis kegiatan traveling keluarga kami jadi berkurang🤭.

Sebelum pandemi kami sudah biasa ijin untuk traveling biasanya ke Luar Negeri di musim gugur bulan Oktober - November dan musim semi Maret - April,  libur lebaran explore Indonesia. Sisi positifnya liburan kami bisa full tidak memikirkan pekerjaan suami karena status cuti, tidak memikirkan pelajaran dulu sementara.

Selama pandemi, traveling kami makin banyak tapi explore dalam negeri, naik pesawat maupun membawa mobil sendiri. Suami WFH, anak-anak daring sehingga ketika traveling di hari biasa mulai pagi sampai siang banyak di penginapan karena suami meeting pagi dulu sedangkan anak2 sekolah sampai jam 12 - 13.00 WIB. Sisi positifnya cuti awet, jalan santai, tempat wisata sepi.

"Karena saya hobby nyetir jadi yang mendominasi nyetir setiap membawa mobil adalah saya, sedangkan suami navigasi sambil meeting online"


Perjalanan Gusti Yeni Famtrip selama pandemi Maret 2020 - Juli 2022

Melalui tulisan ini, saya numpang menulis pengalaman anak-anak sekolah online berpindah-pindah tempat alias sambil traveling. 

"Setelah di pikir-pikir ini bagian impian saya, dulu hampir mau Home Schooling sambil explore dalam n Ln  banyak pertimbangan gak jadi, Atas kebesaran Allah impian belajar sambil traveling terealisasi"


Jadi mengenang di saat pandemi kemarin, jam sekolah, Seragam yang dipakai cukup atasan saja, kecuali olah raga harus berdiri mengikuti gerakan olah raga.

Bisa jadi ini bakal menjadi bahan cerita mereka di kemudian hari bahwa Indonesia pernah mengalami pandemi bertahun tahun dimana semua di haruskan stay dirumah saja.

Sayang tidak banyak yg saya dokumentasikan ketika sekolah online di beberapa kota kemarin kemarin.
- sekolah sambil perpanjang paspor
- sekolah sambil nemeni ayah bundanya perpanjang SIM 2021
- Sekolah di kamar hotel, di mobil, di Rest Area dkk.

Masya Allah Tabarakallah Generasi Covid...
Ichi mengalami ujian kelulusan dan wisuda di rumah saja. Bahkan ujian akhir kelas 6 bulan April 2021 kami masih di Belitung 🤭.
      ujian kelas 6 di Hotel Fairfield Belitung

Generasi lulusan Covid bakal dikenang sepanjang masa dimana sekolah full online dirumah, teruntuk kami yang suka familytrip banyak kenangan yang kami lukis bersama.

Awal awal covid kami bepergian sambil belajar online menggunakan hp di mobil, kadang rehat di rest area anak2 sekolah saya suapin mereka. 

Menginjak perjalanan berikutnya anak2 complain krn pusing pake hp dimobil hasilnya kami menginap dari kota satu ke kota lain dan cari wifii kencang, biar pada daring pake laptop emaknya bisa jalan2 sendiri explore kota. 

Meskipun daring sambil traveling tapi anak2 tetep masuk sekolah, kalaupun ijin ga masuk krn sinyal (sangat jarang terjadi) dan pasti kami info ke walas. Bahkan sempat beberapa kali waktu cek out tiba tapi ichi belum kelar sekolahnya lanjut di lobby hotel.sampai kelar sekitar jam 14,30.

Bisa dihitung jari anak2 ijin tidak masuk, tidak sampai 5x dalam setahun, karena wifi dirumah gangguan dan pernah didaerah yg susah sinyal.
"Sekolah swasta daringnya beneran ada interaksi, diskusi tanya jawab, kalau ijin masih bisa"

Maret 2020 - April 2020
Awal mula sekolah mulai diliburkan, suami full WFH nah kebetulan adik suami menikah di Sheraton Yogyakarta.

Bismillah lanjut tetap acara dilaksanakan dengan resiko undangan yang sudah tersebar banyak yang tidak bisa hadir. Makanan masih banyak tersisa akhirnya di bagi ke Panti.

Hotel sheraton pada saat itu hanya dibuka 2 lantai saja, serasa milik sendiri kami bebas berenang di beberapa kolam tanpa ramai.
     Sheraton Yogya dari kamar President Suites

Stay At Home di saat Covid Melanda
Beberes rumah, cat ulang rumah, ganti wallpaper sendiri bersama anak-anak. Kami handle sendiri, sama hobby baru sepedaan.

Agustus 2020
Perdana keluar kandang setelah beberapa bulan ditakutkan dengan berita covid, selalu stay at home aktifitas kami beberes rumah.

Akhirnya kami memberanikan diri Glamping di Sari Ater Lembang Bandung, penginapan model tenda akan tetapi didalamnya ada kasur tv karpet meja kursi makan. 

Alhamdulillah seruu banget sudah gitu di depannya ada kolam renang air panas alami, serasaa milik sendiri karena sepi dan kami membuat api unggun BBQ an juga disana.

Setelah dari Glamping Sari Ater lanjut turun ke Bandung menginap di Ahadiat Hotel Bandung dan silaturahmi temen sosmed Mbak Anggi.


Oktober 2020

Pertama kali keluar kandang jauhan keluar pulau setelah beberapa bulan dilarang kemana-mana. Kami roadtrip dari Jakarta ke Palembang kemudian ke Lampung (Teluk Kiluan, Villa Andreas Pahawang) 


Menginap di Maldivesnya Indonesia Penginapan di atas air dan di Pulau Pahawang

Desember 2020 - Januari 2021

Setelah pulang dari Palembang Lampung penasaran dengan Kepulauan Derawan, bismillah akhirnya kami 3 keluarga booking tiket ke Berau dan Balikpapan sekalian. Trip yang tidak mau rugi karena di saat normal pasti mahal. 

Destinasi kami antara lain :
- Jakarta - Berau
- Explore Pulau Derawan 1 malam, Pulau maratua 2 malam, Pulau Kakaban, Kehe Daing, Pulau Sangalaki 1 malam, berenang bersama Hiu Tutul, Pulau Spongebob dan Danau Cermin nan elokk.
- Menginap semalam di Berau
- Berau - Balikpapan
- 1 malam di Balikpapan lanjut menyebrang ke Penajam Paser dan camping di Bukit Embun 1 malam
- kembali ke Balikpapan menginap 3 malam 
- Kembali ke Jakarta

Februari 2021 - Maret 2021
Roadtrip Jawa mulai dari 

Lanjuttt otw Yogya...
- Merasakan sensasi sewa COMPERVAN DI YOGYA 2 hari 1 malam, menginap di pinggir Pantai Watu Kodok Gunung Kidul Yogya 
Kembali ke Solo Mengantar mertua ke Bandung, kondangan teman dekatnya, seperti biasa mampir-mampir mulai dari :
- Cirebon reddoorz 1 malam
- Bandung Kota 1 malam 
- Hotel plus air panas alami Grage Sangkan Aquapark Kuningan

Seminggu lebih keliling-keliling bersama mertua

Balik ke Harapan Indah Bekasi, prepare ke Belitung.

April 2021

Mey 2021 - Juni 2021
Curi start mudik sekalian roadtrip + camping bersama orang tua dan mertua :
- Penginapan plus pemandian air panas Nglingut Kendal
- Camping di Bukit Paralayang Segoro Gunung Kemuning sekeluarga besar.
- Explore Wonogiri menggunakan Kereta Solo - Wonogiri
- Mencoba Bus Werkudoro keliling solo

July 2021
Begitu sampai rumah Bekasi, Serangan covid parah menyerang dinegeri ini, Alhamdulillah kami sehat 🤲🤲

Agustus 2021
Menginap di Tree House Safari Lodge Bogor dan berkunjung ke  Taman Safari Bogor saat PPKM level 3. 

(Gara2 postingan menginap disini views blog ulasan Hotel dengan prosotan di kamar jadi tinggi, mungkin orang pada jenuh di rumah ya)


September 2021 - Oktober 2021
September 2021 roadtrip kembali, penginapan recomended buat anak-anak yang kami singgahi dan promo antara lain
Yang ke enam adalah inii penginapan unikkk promooo pulaa namanya Nira Comper Village.

Tidur didalam balon unikkan? 

November 2021
- 18 - 21 November Explore Cilegon, Lampung dan Anak Gunung Krakatau beserta pulau disekitarnya

Desember 2021
- Merasakan sensasi naik sleeper bus Jakarta ke Solo
- Sesampainya solo mlipir bentar ngadem ke Cafe di Kaki Gunung Lawu teman2 wajib mencobanya yaa cakep viewnyaa The Mongkrang


- Roadtrip dari Solo - Wonogiri - Pracimantoro - Pantai Sembukan - Museum Karst Praci - Menginap di Hotel Wonosari Gunung Kidul 200rban saja - Explore Goa Jamblang Gunung Kidul - Pantai Watu Lawang menginap di Radika with private pool dan sea view lanjut kami menyusuri pantai selatan sampai Parang Tritis mampir ke pemandian air panas Parang kusumo, tak lupa mampir ke Gumuk Pasir dimana disini seperti padang pasir kek di luar negeri, kami menginap di Rajaklana Resort di Bantul murah saja 600rb sdh floating bf.

Dari Bantul yogya kami menuju ke Taman Sari Yogya, menginap di Andelir Guest House Condong Catur, 3 lantai cuma 500rb terakir mampir ke Candi Plaosan rehat lagi di Solo.
 Rute seminggu dari solo menyusuri pantai selatan ke yogya balik solo lagi

Selang seminggu pergi lagi kali ini mengajak orang tua dan mertua ke Pacitan menginap di guest house keren murah. Rute sama dari Solo ke Wonogiri dan menginap di Pacitan, explore Pantai Watu karung pacitan, Goa Gong dan Air Panas alami.
Selanjut nya balik Solo dan pulangg ke Harapan Indah Bekasi.

Januari 2022
Urutan roadtrip kami di akhir Januari 2022 sampai awal Februari 2022 antara lain :
1. Kawah Domas Tangkuban Perahu
2. Menginap di Pondok Anteng dan Trekking Curug Luhur
3. Menginap di Hotel Container Unik
4. Menikmati sejuknya kebun teh
5. Cottage tengah situ Cileunca "Echoethno" Pengalengan
5. Mlipir ke tempat syuting Pengabdi Setan
6. Hotel Syariah keren di Bandung
7. Rehat di rumah

Lanjut camping di Mandalawangi Cibodas.

Februari - Maret 2022 selama 32 hari full
- Aji barang
- Semarang
- Bawen
- Salatiga
- Surabaya
- Madura
- Surabaya
- Bromo
- Situbondo
- Banyuwangi
- Kawah Ijen
- Bondowoso
- Malang
- Batu Malang
- Pantai Malang Selatan
- Solo
- Yogya
- Magelang
- Semarang pulang
Terangkum dalam ulasan ini total budget, ittinerary komplit bisa jadi rujukan kalau ngetrip yaa disini 32 Hari Keliling Jateng Jatim

April - Mey 2022
Mudikk sebelum sampai rumah mampir ke Cirebon dan Menginap di Heha Ocean View Gunung Kidul lanjut
- Solo
- Salatiga
- Demak
- Kudus
- jepara
- Karimunjawa
- Semarang
- Pulang selang 2 minggu tepatnya 28 Mey trip ke 
Singapore dan pulangnya dari Batam akhirnya pecah jugaa paspor dipake lagi setelah selama pandemi vacum.

Juni 2022 - Juli 2022

- Mudik ke solo naik bus berlebaran haji di Solo sambil menghabiskan liburan kenaikan kelas

Agustus 2022

September 2022
Mimggu ketiga September, anak2 libur midtest Insya allah Explore Gunung Papandayan Garut.

Masya Allah tabarakallah terima kasih takterhingga untuk support suami, banyak yang mengira (teman SMP, SMA kuliah tiap ketemua) saya kerja di BAGIAN PARIWISATA ATAU ENDORSE 😢.

Alhamdulillah TIDAK, MURNI FAMTRIP BIAYA DARI SUAMI, LHA SAYA KAN TIDAK BEKERJA. Suami bekerja di Perusahaan IT.

Mungkin bagian dari doa2 orang tua maupun saya pribadi semenjak nikah harus pergi bareng, jangan bahagia sendiri meski rempong bawa anak, tetep diajak karena Kita Tidak Tahu Umur.

Kami hanya ingin menikmati hidup, mengimbangi hidup sibuk kerja iya tapi refresing juga harus, kami rela tidak punya barang branded, tabungan berlimpah tapi dengan Traveling Ilmu & Pengalaman yg kami dapatkan Insya Allah bermanfaat buat anak2 juga kelak dewasa.

Masya Allah tabarakallah Covid menyadarkan kita bahwasannya usia itu rahasia Allah, banyak sodara kita yang meninggal karena covid, banyak anak kehilangan kedua orang tuanya. 

Kita masih di beri sehat sampai sekarang, bersyukur masih di beri kesempatan untuk bersama keluarga dan mengisi sisa usia dengan yg bermanfaat.

Posting Komentar

36 Komentar

  1. Subhanallah menarik sekali ceritanya.. terbayang tingkat kesibukan yang sangat tinggi.. tapi semua bisa dijalani dengan baik.. O ya terusin juga cerita travelingnya yaaa.. asik deh bacanya

    BalasHapus
  2. Hikmah memandang positif dari pandemi ya, Mbak. Dengan WFH malah bisa melanglang buana. Termasuk bisa sekeluarga lagi. Seru.

    BalasHapus
  3. Menarik banget lo mbak ceritanya. Seru...

    Iya,saya juga kadang bertanya2 sendiri. Kok bisa jalan2 terus 🤭. Sekarang tau jawabannya

    BalasHapus
  4. Keren kak, hikmah yang di bawa oleh pandemi memang memberikan kita opsi bahwa belajar itu bisa di mana aja dan gak harus di dalam ruangan.
    Terlebih bagi anak yang memang hobinya eksplore sana sini..

    BalasHapus
  5. Masyaa allah, fun banget mbak. Jadi malah bisa menikmati waktu seperti liburan 😍

    BalasHapus
  6. Bener banget mba, lebih bahagia tuh kalau liburan bawa anak, jangan egois liburan sendiri, karena liburan bersama keluarga akan memberikan kenangan terindah khusunya buat anak2 :)

    BalasHapus
  7. Onde mande mantap betul perjalanan wisatanya.. Seru ya bareng keluarga gitu melanglang. Dan sy makin terpesona karena kak Gusti yg lebih bnyk nyetir 👍

    BalasHapus
  8. Sekolah anak-anak nggak terlalu ketat, ya, Mak? Maksimal izin buat travelling berapa hari? Tiap mampir ke sini aku mupeng terus lihat famtrip yang tiada akhir. 🤭💜

    BalasHapus
  9. Asyik banget sebenernya ya mbak, sekolah sambil Travelling. Pastinya harus bisa bagi waktu. Misal tiba-tiba mau berkunjung ke tempat wisata mana, eh trnyata ada pelajaran

    BalasHapus
  10. Dipikir pikir ko bisa ya kita ini punya pengalaman dan kesempatan wfh, pjj, dll gegara pandemi. Tapi semua itu sekarang malah jadi pengalaman yang berharga ya. Secara tidak langsung ikut menempa diri kita juga.

    BalasHapus
  11. lengkap banget mbak ulasannya, kalau baca ulasannya nih semua model famtrip sudah dicoba ya mbak mulai dari tingkat ekonomi sampai eksekutif
    penasaran cerita jalan-jalan pas pandemi itu lo, kan banyak larangan disana sini kok mbak dan keluarga bisa lewat gitu aja
    tiket pesawat juga murah banget ya pas pandemi, skearang sudah selangit, gegara avtur naik

    BalasHapus
  12. MasyaAllah anak2 pasti mengenang selalu deh pergi2an dgn ortunya yg hebat. Iyaa Juli2021 bener2 kelam banget itu mba. Suasananya nyeremin. Alhamdulillah skrg udah kita lewati yaa covid. Anak2 sekolah seperti biasa.
    Ini lengkap euy..asyik kalau hobi dan dananya ada 😍

    BalasHapus
  13. Wah ini keliling2nya bikin envy sekali, aku malah gara2 covid, terbiasa rebahan di rumah, jadi males kemana2 mak, mungkin perlu pemanasan lagi, nih. hehe. Anak2 sih ngajakin camping di Buper, cuma kayaknya harus nunggu liburan karena kan sudah full PTM ky dulu lagi.

    BalasHapus
  14. aku selama pandemi dan saat harus isolasi terasa sekali tersiksanya mbaa hehehe.. biasanya jalan - jalan terus soalnya.. well.. sekarang udah bisa exploring lagi yaa

    BalasHapus
  15. Asyik bgt kalo bisa traveling pas pandemi, karena harga² hotel dll kan lagi kebanting bangettt ya
    Ini memory yg luar biasa utk anak jugaaaa

    BalasHapus
  16. Perjalanan full dan alhamdulillah tetap sehat ya, Mbak di tengah covid. Bagi tips jaga kesehatan jga dong karena perjalanannya sepadat itu. Eh atau jangan-jangan malah pusing ya kalau gak keluar jalan? Hehehe

    BalasHapus
  17. Yes mbak Yenni, usia itu rahasia Allah,adik tercinta meninggal dan it is broke my heart deeply. Masih bersyukur kita semua masih di beri sehat sampai sekarang, bersyukur masih di beri kesempatan untuk bersama keluarga dan mengisi sisa usia dengan yg bermanfaat.
    AKu selalu menunggu tulisan tulisanmu loooh

    BalasHapus
  18. Wow luar biasa cerita perjalanan liburan mbak Yenni selama pandemi. Ini menjadi cerita memori indah bagi anak-anak kelak dimana mereka pernah melakukan tugas sekolah di rumah, di tempat liburan. Asek deh apalagi kalau dokumentasinya lengkap termasuk ada videonya ya mbak Yen

    BalasHapus
  19. Keren, mbak beneran keluarganya suka travelling yaa. Saya juga kalau traveling pengennya ngajak anak-anak biar mereka bisa merasakan hal yang sama dengan saya. Cuma kayaknya jiwa travelling saya kurang kuat jadinya nggak terlalu sering travelling. Hehe

    BalasHapus
  20. Ke Solo nggak berkabar mba... Yang jelas sekarang seneng bisa beraktivitas seperti dulu, anak-anak juga menikmati masa sekolah. Semoga kondisi stabil terus ya...

    BalasHapus
  21. Dan dengan dituliskan jadi ga cuma manfaat buat keluarga inti + krluarga besar tapi juga buat banyak orang yak...terbayang kelak anak cucu baca blog ini :)

    BalasHapus
  22. Masyaallah seru ya bisa traveling sambil belajar, by the way anaknya sekarang udah ngerasain sekolah yang sebenarnya kan mbak? Bukan di hotel lagi hehe

    BalasHapus
  23. Pandemi akan selalu diingat kita semua. Terutama anak-anak, mereka sekolah dari rumah dg dramanya masing-masing. Sisi enaknya ya itu, bisa disambi traveling, online di mana aja bisa.

    BalasHapus
  24. Ternyata selama PJJ malah bisa banyak traveling sama ank2 yaa...krn mrk bisa belajar dr manapun asalkan ada koneksi internet. Di masa pandemi lalu bbrp kali aku jg dinas bawa anak2, di weekdays (trus extend sm weekend) tp mrk ttp sekolah klo bs akses secara online. Tp ttp offline learning lebih sehat sih menurutku buat anak2 mba

    BalasHapus
  25. Di musim PJJ malah lebih leluasa ya ajak anak2 traveling karena mereka bisa belajar dari mana aja asalkan ada akses internet. Jd lebih fleksibel. Tapi tetap aja sih offline learning lebih sehat aja buat anak2 klo menurtuku mba

    BalasHapus
  26. Wah tidak bisaa ini seru sekali bakalan dikenang seumur hidup sama mereka. Mau ngulang lagi masa itu tapi gak mau pas yang ada covid nya hehe. Anak anak se-frekuenai ya bund, traveling bersama sama

    BalasHapus
  27. wah seru ya mba,belajar sambil jalan jalan, saya yang anaknya homeschooling schooltravelernya masih jadi wishlist hihi

    BalasHapus
  28. Roadtrip bareng keluarga happy Pastinya ya mba banyak pengalaman anak2 Juga happy Pastinya tambahan pengalaman keren mba .dari Solo - Wonogiri - Pracimantoro - Pantai Sembukan - Museum Karst Praci ... Next kemana lagi?

    BalasHapus
  29. Pandemi banyak ngasih pelajaran ya Mba Yeni. Banyak banget malahan. Bersyukur masih dikasih kesempatan umur sampai saat ini. Seru banget ya bisa sering famtrip, anak-anak pasti punya banyak kenangan Indah tentang traveling bersama orang tuanya

    BalasHapus
  30. Serunya homeschooling ini adalah bisa belajar dari mana saja ya mbak
    Makanya asik juga kalau jadi schooltraveller

    BalasHapus
  31. "Generasi lulusan Covid" wuaaah bakal jadi cerita sepanjang hidup tuh ya mbak.
    Salah satu blessing in disguise buat anak2 sekolah formal adalah bisa sekolah sambil travelingan saat pandemi kmrn yaa.

    BalasHapus
  32. MashaAllah~
    Kalau membaca pengalaman kak Yeni travelling di sepanjangan tahun saat pandemi, maka rangkuman hal yang menarik dan membuat pembaca mendapat pengalaman yang luar biasa dalam memaknai kebersamaan keluarga.

    BalasHapus
  33. Enak banget ya belajar dan kerja sambil traveling. Pasti anak-anak hepi juga deh. Abis belajar, langsung nyebur ke kolam renang. Impian banget.

    BalasHapus
  34. Luar biasa, mobilitas tinggi loh mba keluargamu, tetap sehat dan penuh semangat untuk menjejak bumi Allah di saat pandemi. Alhamdulillah, sekolah anak-anak lancar, refreshing juga tetap bisa dilakukan. Semoga saya juga ada rejeki untuk bisa mendatangi berbagai tempat di dalam negeri maupun luar negeri bersama keluarga.

    BalasHapus
  35. Wah masa pandemi banyak tinggal di rumah saya mba, pasca Pandemi ini saya hanya ke Bali, Lombok, Jogja, Solo, Kalimantan, dan keliling Jakarta saja belum kemana mana lagi, mudah-mudahan makin aman ya Mba, dan bisa traveling bebas kemana saja

    BalasHapus
  36. mb Gusti ini bikin mupeng selalu heheh. Bisa banget memanajemen keluarga dengan mobilitas tinggi kayak gini

    BalasHapus