Sleman Yogyakarta terkenal dengan peninggalan candi-candi, bukan hanya Candi Prambanan saja akan tetapi banyak candi kecil di sekitarnya.

Di pengunjung tahun 2022 setelah explore Gunung Api Purba di Nglanggeran keesokan harinya di tanggal 31 Desember 2022 kami mlipir ke petilasan Ratu Boko.

Untuk mengexplore Petilasan Ratu Boko ini siap-siap jalan kaki dengan medan menanjak ya teman-teman. Areanya juga luass sekali dan terawat dengan sangat baik, rerumputan yang hijau asri, toilet bersih, area duduk santai dan area bermain engklek juga tersedia.
          main sepuasnya bayar suka rela

Sejarahnya

Situs Ratu Boko merupakan situs arkeolog yang di kenal sebagai Kraton Ratu Boko atau Istana Ratu Boko. Berada di sebuah bukit dengan jarak sekitar 3 km di selatan Candi Prambanan dengan luas komplek sekitar 16 hektar,  ketinggian 196 m diatas permukaan air laut dan masuk dalam dua wilayah pedukuhan Dawung & Sambirejo desa Bokoharjo & Desa Prambanan.
Nama asli Candi Ratu Boko adalah Abhayagiri Wihara. Nama Candi Ratu Boko sendiri berasal dari penduduk sekitar setelah kedatangan Raja Boko, sang raja legendaris yang di sebut dalam mitos Roro Jonggrang.

Situs Ratu Boko ini merupakan situs profan, lengkap dengan gerbang masuk, pendopo, tempat tinggal, kolam pemandian hingga pagar pelindung.

Kedudukan situs di atas bukit ini juga mensyaratkan adanya mata air dan adanya sistem pengaturan air yang bisa memenuhi kebutuhan sehari hari.

Abhayagiri Wihara (wihara bukit yang penuh kedamaian)

Prasasti Abhayagiri Wihara yang berangka th 792 M merupakan bukti tertulis yang di temukan di Situs Ratu Baja. Dalam prasasti ini menyebut seorang tokoh bernama Tejahpurnapane Panamkarana atau Rakai Panangkaran (746 - 784 M) serta menyebut kawasan wihara di atas bukit yang dinamakan Abhyagiri Wihara (wihara bukit yang penuh dengan kedamaian).
Rakai Panangkaran mengundurkan diri sebagai Raja karena menginginkan ketenangan rohani dan memusatkan pikiran pada masalah keagamaan. Rakai Pangkaran menganut agama Budha sehingga bangunan ini berlatar belakang agama Buddha, sebagai bukti adanya Arca Dyani Budhha.
Namun ditemukan juga arca dengan unsur agama Hindu spt Arca Durga, Ganesha dan Yoni.

Bagian - bagian dari Situs Ratu Boko
1.Gapura Utama
Gapura utama terdiri dari 3 buah gapura yaitu gapura tengah dan dua gapura apit, yang disusun berimpit berjajar kearah utara selatan menghadap ke arah barat.
Gapura tengah dan gapura apit berbentuk paduraksa. Gapura tengah memiliki ukuran lebih besar dibandingkan kedua gapura pengapitnya.
Gapura utama berfungsi sebagai pintu masuk situs Ratu Boko sekaligus sebagai penghubung halaman teras pertama dan kedua.

2. Candi Pembakaran
Candi berbentuk bujur sangkar dan berteras dua. Dinding candi diperkuat dengan selapis batu andesit, sedangkan bagian dalamnya tersusun dari batu putih.
Pada bagian tengahnya terdapat perigi (sumuran) berbentuk segi empat.
Candi pembakaran diduga merupakan bangunan suci yang berfungsi sebagai pelengkap dalam upacara keagamaan umah Hindu, karena memiliki ciri-ciri sebagai candi Hindu.

3. Gardu Pandang
Berada di sebelah Candi Pembakaran terdapat anak tangga keatas dimana diatas terdapat semacam pendopo dengan arca dan pemandangan Candi Prambanan. 
Sayang berkabut sehingga tidak jelas pemandangan Candi Prambanan

4. Paseban
Paseban merupakan ruang tunggu bagi tamu yang akan menemui raja.

Paseban berarti tempat untuk memghadap raja. Disebelah tenggara pintu gerbang terdapat dua buah batur yang terletak berdampingan, yaitu Batur B1 dan Batur B2, kedua batur tersebut disebut Paseban.
Batur B1 terletak disebelah timur, dan Batur B2 berada di sebelah baratnya. Batur B1 berukuran lebih besar dari Batur B2.
Paseban di perkirakan merupakan suatu bangunan dengan konstruksi kayu.
Hal tersebut didukung dengan adanya temuan umpak-umpak batu yang berfungsi sebagai penyangga tiang yang terbuat dari kayu.

5. Pendopo
Bangunan pendopo berada di teras keempat dan mempunyai luas 14.000m2. Bangunan pendapa terdiri dari pagar pendapa dan dua buah batur yang berada di utara dan selatan.
Kaki dan atap pagar keliling terbuat dari batu andesit, sedangkan tubuhnya terbuat dari batu putih. Dibagian atas pagar diberi hiasan utpala.
Pada kaki pagar terdapat Jaladwara yang berfungsi untuk mengalirkan air dari dalam ke luar yang kemudian ditampung  dalam wadah yang berbentuk melengkung.
Kedua batur terbuat dari batu andesit keduanya dihubungkan dengan selasar.
6. Paseban Batu Putih
Paseban inj berukuran lebih kecil dari Paseban utama.

7. Kaputren
Kaputren berada di teras ke enam dimana kaputren ini terbagi menjadi dua bagian, sisi timur dan sisi barat. Kedua bagian ini dipisahkan oleh pagar dan dihubungkan dengan gapura.
Bagian timur terdapat kolam yang gunanya sebagai penyuplai air dan terdapat dua bangunan batur.

Di kaputren terdapat kolam berbentuk lingkaran lingkaran dan kotak kotak.

Kolam.pemandian kuno

8. Goa Lanang & Goa Wadon
Sebelah timur situs Ratu Boko terdapat dua buah gua yaitu Gua Lanang dan Gua Wadon.
Gua Lanang terdapat ambang atas lubang masuknya terdapat pahatan pallus.
Gua Wadon terdapat ambang atas lubang masuknya terdapat pahatan vagina.
Ruangan gua lanang lebih besar dibandingkan dengan ruang Gua Wadon.
Gua tersebut berfungsi sebagai semacam gardu jaga, karena dari lingkungan sekitar gua orang bisa melihat wilayah selatan dan timur dengan leluasa.

Selain petilasan temanku semua bisa juga menikmati Pemandangan dari atas di Restaurant Ratu Boko yang bernama Ratu Boko Resto berada sebelum gerbang cek tiket, selain itu terdapat juga Toko Cinderamata  spot foto instagramable di Gerbang Utama di saat sunset dan sunrise.

Informasi
Tiket masuk domestik Rp. 40.000
Jl. Raya Prambanan - Piyungan Km 2
Sleman Yogyakarta
(0274) 496510

Alhamdulillah tahun 2022 telah di jalani dengan total destinasi 2 Negara 56 Kota 567 Tempat, Masya Allah tabarakallah semuaa bakal menjadi kisah indah traveling kami disaat pandemi.


Semoga di tahun 2023 ini bisa menjelajah di minim 4 Negara amiin 3x ....

Sumber:
1. Brosur TWC (Taman Wisata Candi) Ratu Boko

Baca :