Assalamuaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh sobat Gustiyenifamtrip.
Melanjutkan roadtrip Part 1 PG Ajibarang dan Explore Semarang kami meluncur menginap di jalan raya menuju Kopeng Salatiga selama 5 hari.
Sebelumnya kami makan malam di pinggir jalan ring road salatiga "Ayam Goreng & Tumpang Koyor BU Yusro"

Recomended menurut kami baik dari sisi harga maupun rasa.

Pesanan kami
- Ayam kampung paha bawah 2 pcs @20rb besar lhoo ukurannya
- Trancam / gudangan 1 porsi
- Nasi 3 piring
- Tumpang koyor 1 porsi
- Es teh, Es Jeruk & Lemon tea masing masing satu gelas 
- krupuk 1
Total 95rban saja.
 Restonya model rumah joglo dengan ornamen radio kuno, meja kursi kayu ala-ala jaman dululah.

Nama penginapan kami adalah d'Emmerick Salib Putih Hotel. Nama salib putih diambil karena hotel ini dekat dengan Gereja Tua yang terkenal di Salatiga bernama Salib Putih.
Gereja tuaa yang asrii banget berada di jalan utama menuju Kopeng tidak jauh dari penginapan kami.

Hotel d'Emmerick Salib Putih ini luasss sekali dari gerbang security masuk ke lobby lumayan jauh tapi ditumbuhi pepohonan yang sejuk, untuk menuju ke kamar, mobil kami naik lagi parkir di dekat kamar. Pemandangan yang disuguhkan ketika parkir adalah Pegunungan dan Rawa Pening.
Hotel d'Emmerick ini juga terdapat kolam renang, area playground dan camping ground juga.
Alamat Hotel d'Emmerick 
Jl. Hasanudin (jl raya salatiga - Kopeng) KM 4 Salatiga
Tlp (0298) 325 498

Selama 5 hari 4 malam staycation kami di sini only Rp. 1jutaan by Agoda dg kamar type family.
Setiap kamar bagian timur memiliki balkon dengan pemandangan hutan, kalau kamar di bagian timur dekat parkir mobil di lantai 1 tidak terdapat balkon akan tetapi di lantai 2 terdapat balkon.
Kamar luas terdapat meja panjang 2 dan meja bundar 1 cocoklah buat wfh suami dan anak2 daring.
Balkonnya sejukk melihat hutan jati dan sebelah kiri kelihatan kolam renang.
Lobby hotel dengan nuansa vintage.
Terdapat area memberi makan kelinci dan memanah membayar 10 ribu saja kalau mau bermain memanah dan memberi makan hewan.
Untuk menu sarapan setiap pax dapat memilih satu jus, satu minuman hangat atau dingin, satu olahan telur, satu olahan roti dan satu makanan utama. 
Kami booking tanpa sarapan ya teman-teman karena kami pikir di daerah jajan murah sekalian kuliner alhasil kami tanya kalau beli menu sarapan 65rb sebetulnya worth it 65rb dapat segambreng.
Type kamar lain
DELUXE
Balkon di dekat kolam renang
Type Superior
view gunung cakep dr parkiran.
Sewa tenda 1 tenda kapasitas 6 orang + sleepingbag + renang + dinner + lunch + Breakfast + BBQ + toilet + lampu + 2x coffee break + tenda untuk makanan + wifii + api unggun Rp. 250.000 / orang.
Paket 525.000 / tenda untuk 4 orang
Fasilitas
- dinner                        - Jogging track
- breakfast                  - Free berenang
- BBQ + Bonfire     

Sewa area camping 200rb/ tenda.

Di gerbang hotel ada warung angkringan susu segar aslii harga terjangkau buka jam 11 siang sampai 8 malam.
Tarif Normal Hotel ini ya sobatku
Teman-teman bisa laundry di pick up di Hotel ini jasa laundry kiloannya.
perkilonya 5rb
Bisa hubungi WA 0821 3822 8882

Hari kedua kami explore Ambarawa. Pertama yang kami datangi sekaligus makan siang adalah Rawa Pening. Rawa pening ini adalah legenda cerita rakyat masuk dalam pelajaran SD juga (sejarahnya baca di google saja ya). Rawa Pening ini di kelilingi gunung.

Baru sekali ini kami ke Rawa Pening ini, di tengah rawa pening ada namanya Kampung Rawa dimana tiket masuknya 3rb dan tiket parkir mobil 15rb.

Banyak yang berwisata di Rawa Pening ini seperti berperahu ria sewa kapal 110rb maksimal 8 penumpang. Area bermain anak-anak, area jajanan dan terdapat 2 Warung Makan Apung Kampung Rawa.
Ini warung apung tapi tidak menggunakan perahu.

Kami menjajal salah satu warung makan apung dimana menuju ke warung menggunakan perahu yang ditarik dengan tali sisi uniknya itu kali ya.
Perahu itu yang membawa kami ke warung makan apung.
Untuk menu yang kami pesan sangat minimalis karena harganya woww versi kami ya.
- 1 porsi lele isi 2 lele ukuran sedang 35.000
- 2 porsi nasi 8000 x2 : 16.000
- teh panas 1 gelas : 10.000
- es teh 1 gelas : 10.000
- tahu tempe penyet seporsi (4 tempe tipis di penyet, tahu 1 di belah dua) 25.000

TOTAL 96.000 (mahal yakss) untuk rasaa biasa saja.
Tidak lama kami disini karena sudah mulai ramai, kami lanjut ke Benteng Pendem.

Benteng Pendem atau William Fort 1
Merupakan benteng terkenal di Ambarawa, kab. Semarang Jawa Tengah.  Benteng peninggalan koloni ini dibangun pada tahun 1834 sampai 1845.
Lokasi benteng ini kalau dari Rawa Pening ada di tengah sawah, kalau mengikuti map akan di tunjukkan jalurnya di belakang RSUD Ambarawa, dekat dengan museum KAI.

Benteng ini dulunya sebagai tempat barak militer, tahanan musuh, penyimpanan logistis militer itulah mengapa ketika kita datang kesini melihat bentuk dari benteng ini kotak, berkamar-kamar, berjendela dan berteralis besi.

Sampai sekarang benteng ini sebagian di pergunakan untuk Lapas Kelas II A Ambarawa, rumah dinas sipir, tentara dan rumah penduduk.

Benteng ini berada di tengah area persawahan, bangunannya masih asli mulai rusak bocor sebetulnya kesan mistis harusnya ada yaa tapi karena di huni masyarakat jadi kesan mistisnya berkurang.
Setiap lengkuangan terdapat kamar kamar yang masih di huni ada juga yang kosong baik bagian atas maupun bawah.
Salah satu ruangan buat pengunjung istirahat.

Dilantai 2 ada bangunan yang tidak terpakai ada juga yg masih dipakai untuk tempat tinggal.
Bentengnya ini tidak hanya satu tempat tapi berpencar di area yg sama.

Bangunan tua dengan arsitek yang bagu ini di bangun  dengan memeras tenaga bangsa kita, banyak yang meninggal ketika menjadi tawanan disini dan disuruh kerja paksa tapi minim asupan makanan.

Untuk foto prewed atau foto vintage baguss disesuaikan dg warna baju natural.

Tiket masuk 5rb
Parkir mobil 5rb

Setelah dari benteng pendem ini kami menuju museum Kereta Api dan Bandungan ikutin kisahnya di Part 3 Destinasi Wisata di Salatiga, Ambarawa, Bandungan, Kopeng dan Bawen lanjut Part 4 Penginapan Impian Dusun Semilir kereen abis👌

Kesimpulan dari part 2 ini hotel d"emrick recomended, kalau mau ke rawa pening di pinggir danau saja untuk masuk kampung rawa menurut saya kurang recomended.

Sekian dulu yaa wassalamualaikum.