Assalamualaikum Warrahmatullahi wabarakatuh

Semoga teman-temanku sehat selalu, di saat Omicron sedang tinggi saat ini, jaga kesehatan ya semoga kita semua terhindar dari serangan Omicron.

Melanjutkan kisah familytrip kami di tahun 2019 setelah Part 1 Budget dan Transportasi keseluruhan sekarang saya bahas tentang Ittinerary. Untuk persiapan apa saja cek di sini

HARI 1

Penerbangan dari Jakarta transit di Singapore lancar, landing di Singapore sekitar jam 3 sore, kami sengaja memilih transit semalam di Singapore karena penasaran pengen ikut FREE City Tour di Singapore di malam hari. Fasilitas Free City Tour di Singapore diperuntukkan bagi penumpang yang transit di Changi minim  transit 5,5 jam  jika transit menggunakan maskapai SQ dapat voucher 20 dollar singapore bisa buat bayar ambassador lounge selama 2 jam atau beli cemilan mayan kan. 


Prosedur ikut City tour, mendaftar, mengisi form, menunggu jadwal dan tidak boleh bawa koper, kalau membawa koper di titipkan di penitipan berbayar.

Pesawat kami dari Singapore menuju Osaka Jepang keesokan harinya, jadi kami puas-puasin bermain di bandara Changi yang besar, tidur ngesot di bandara pastinya, siap-siap dingin sekali kami sudah membawa perlengkapan sleepingbag.

Pokoknya My Trip My Adventure anak-anak tahan banting segala medan oke Alhamdulillah. Dibawah ini potret kami tidur di lantai karpet karena banyak kursi panjang yang sudah dipakai penumpang lain. Suami dan anak pertama sudah tepar tidur, yang bontot masih asik main kebetulan sampingnya playground. Oiya bisa juga lho lihat film di bandara changi ini, Changi mah keren fasilitasnya, duhh jadi kangen apa kabar Changi sekarang.


Pakai Sleeping bag.
Prosotan ini di dekat kami tidur, dekat juga dengan resto yang buka 24 jam.

Kalau ini pengalamn pertama kali ke Changi menginap di bandara juga, pada tidur meluk ayahnya.

JEWEL di Changi apa kabar sekarang ya

HARI 2
Penerbangan Singapore menuju Osaka pagi selepas subuh sehingga kami sampai di Osaka siang menjelang sore. Proses imigrasi berjalan lancar sekalian mengurus tiket pass di bandara, selanjutnya kami naik kereta ke factory Outlet Rinkyu karena dilewati kereta kami. 

Kami ke FO Rinkyu ini dalam rangka foto-foto produk yang bisa di Jastip, supaya tidak rempong koper kami masukkan di loker penitipan koper. Disaat saya foto-foto produk, suami dan anak-anak menunggu sambil ngemil, selanjutnya kami menuju apartemen di Tengacaya. 

Malamnya jalan-jalan di seputar apartemen saja sambil janjian ketemu teman.

HARI 3

Mulai explore Osaka menggunakan paket Osaka Amazing Pass 1 hari saja, kami ke tempat yang belum pernah kami kunjungi karena Kota Osaka ini merupakan kunjungan kedua kami. 

Tinggi kapal 1,6 meter dari permukaan air.


Kapalnya full kaca atas sama samping.

Kami naik kapal Aqua - Liner atau disebut Aqua Bus alias kapal yang berbentuk seperti kapal pesiar dan menyusuri sungai membelah Kota Osaka. Start kapal ini di Pelabuhan Osaka Castle, disaat musim sakura cakep banget naik kapal ini menyusuri sungai sambil melihat bunga sakura di kanan kiri sungai. setelah naik kapal kami menuju Osaka Castle untuk masuk ke Istana yang didalamnya berisi peninggalan kerajaan dan kisah masa lalu. 



Osaka Castle di kelilingi air yang membentuk danau dimana tersedia kapal model tradisional untuk turis mengelilingi Osaka Castle, kami tidak jadi naik karena antri panjang maklum musim liburan dan Osaka menjadi destinasi favourit wisatawan.

Belakang saya adalah danau yang mengelilingi Osaka Castle, kapalnya kelihatankan?

setelah mengunjungi Osaka Castle kami naik kereta menuju Aquarium Kaykukan dimana di situ terdapat Discovery Legoland, anak-anak main di Legoland tidak lama karena memang Discovery Legoland tidak besar. kami melanjutkan perjalanan naik kapal satu lokasi dengan Discovery Legoland menyebrang laut ke Universal Studio. Tidak masuk ke Universal Studio tapi kami nongkrong di Resto Kebab Halal di depan Universal Studio.

Discovery Legoland Osaka

Belakang kami Universal Studio

kami lanjut ke Hotel teman yang membawakan kartu JR Matsumoto kami yang ketinggalan, kebetulan beliau sampai Hotel malam.

HARI 4

Cek out dari apartemen Tengacaya osaka kami menuju Nagoya menggunakan kereta Kintetsu Ekspress. sesampainya di Nagoya kami mampir ke kantor post mengirimkan paketan makanan ke kota lain di Jepang titipan teman dari Jakarta buat suaminya, kami juga mengirimkan 1 koper baju kami untuk di kirim ke Apartemen Namba Osaka tempat kami menginap 2 hari sebelum pulang ke jakarta. Kami berangkat membawa 2 koper 1 ransel model buat naik gunung. 1 koper kami kirim ke Apartemen terakhir sebelum kami pulang supaya hemat bawaan. 


Bisa di baca Cara Pengiriman Koper di Jepang


kantor tempat penukaran tiket JR

Dari Nagoya ini kami mulai mengaktifkan JR Pass Matsumoto, destinasi pertama kami adalah Gero desa onsen alami. Kami menginap di penginapan model Ryokan beralas tatami nuansa jepang jaman dulu dan terdapat Onsen alami di penginapannya.


Onsen buat perempuan

Di Gero ini banyak sekali kami jumpai penduduk yang berusia lanjut, susah berbahasa inggris jadilah kami berbahasa isyarat. Penginapan kami dekat dengan sungai, nah di pinggir sungai ada air panas alami berbentuk melingkar eeealah pada berendam di situ tanpa pakai baju, simbah-simbah sih yang berendam di onsen pinggir sungai tersebut. Udaranya dingin sekali karena merupakan daerah pegunungan.



HARI 5

Kami jalan pagi explore gero, udaranya dingin sejuk dan bersih banyak burung beterbangan, kami sarapan di Hotel kesulitan bahasa lagi ketika menyakan tentang penggunaan alat masak yang berada di meja kami karena mayoritas pegawai hotel sudah lanjut usia. Bahasa isyaratlah, banyakin senyum saja sambil sering bilang arigato :)


Cuma mau ceplok telur sama kentang prosesnya tanpa minyak tapi pakai kertas khusus, kalau ditanya rasanya mayanlah dapat nasi juga jadi makan nasi telur menu lainnya seperti sayuran tapi kagak brani coba kami. Menginap disini include sarapan mesti kagak nendang buat kami hehehehe.

Setelah sarapan kami prepare buat cek out, sebelumnya saya siapkan baju di tas ransel untuk 3 hari karena 1 koper lagi akan kami kirim ke Apartemen Namba. Kami membawa 1 tas ransel saja karena kami akan ke Tateyama Kurobe dimana tidak boleh membawa koper.

Di gero ini ada tempat wisata sejarah bernama Gassho Village ulasan lengkap klik tulisan ini, teman-teman kalau tahu Shirakawa go? nah Gassho Village ini sama seperti Shirakawa Go, disini lebih dekat dengan stasiun dan sepii unik ada prosotannya.


Gasho Village ini kalau di Indonesia seperti Desa panglipuran Bali, jadi rumah jaman dahulu komplit dengan perkakasnya, disini kalau musim dingin tertutup salju atap rumahnya.
Pemandangannya bagus banget udara sejuk, kalau musim dingin ketutup salju, emak kalau pergi mikir kostum buat photo family yg unik, dibela2in bawa jarik sama baju lurik jawa unik kan yaa🤩.

Setelah dari sini kami ke kantor pos dulu kirim koper baru naik kereta ke Kota Toyama, menginap di dekat stasiun tempat kami esok harinya trip ke Gunung tateyama.

Dua koper kami yang satu dikirim dari Nagoya, satu lagi dari Gero tujuan semua sama di Apartemen Namba tempat kami menginap di 2 hari terakhir sebelum kembali ke Jakarta.

Lanjut ulasan Part 3 klik disini yaa langsung klik saja

Jangan bosen ya Wassalamualaikum Warrahmatullahi wabarakatuh

Cara Pengajuan Visa Jepang Oktober 2022 Klik disini


Baca juga Jalur Perdagangan Jaman Edo yang masih dijaga Narai Juku klik disini ya

Update terbaru Roadtrip Akhir Januari 2022

1. Trekking ke kawah dan merebus telur dengan air belerang

2. Trekking Curug Luhur dan Villa Model Jawa di Pondok Anteng

3. RIVIEW Hotel Container Unik