Pengalaman Haji Reguler 2025 Mb Nana non KBIH dan melaksanakan sunnah tarwiyah

 Pas puncak haji kmren Alhamdulillah sy sm suami dpt kloter terakhir mba...jd haji pas dtg lngsung umroh selang 2 hari langsung puncak haji

 Dr awal kami memutuskan utk non kbih..Alhamdulillah pengalaman sblum2nya sdh pernah umroh dan haji jg..

: Kbtulan ada temen yg brgkat di kloter pertengahan..dan pengen bareng utk puncak haji mulai dr tarwiyah di mina, arafah, mabit dan lempar jamarot kami sllu janjian.
Temen yg dtg duluan mengontak sharikah rakeen utk bs mengkoordinir jamaah yg mau tarwiyah..awalnya cm bbrapa org..tp stlah H-1 tarwiyah totalnya 80an org..akhirnya sepakat deal dpt 2 bus utk akomodasi sampai ke arafah. Per org biayanya 250 sar..

Waktu itu titik kami kumpul di hotel tara al rawdah, alhamdulillah nya tdk begitu jauh..semua kumpul di situ mba..ba'da isya menjelang 8 dzulhijjah kami di jemput 2 bus dan di antar ke tenda di mina utk pelaksanaan tarwiyah..tgl 8 dzulhijah kami sdh di mina ibadah seperti biasa di siapkan makan dan tenda..tgl 9 dzulhijjah ba'da subuh kami siap2 menuju arafah dan bis udh menunggu di depan..di antar ke maktab masing2 yg Alhamdulillah tdk berjauhan..jd cm turun di 1 titik dan masing2 ke tenda sesuai dgn kloter masing2 dan gabung lg dgn kloter di arafah.

: Setelah puncak ibadah di arafah tgl 9, ba'da isya semua jamaah mulai berangsur meninggalkan arafah..bis udh siap di depan..antri dan di angkut sesuai kloter menuju mudzalifah utk mabit..tgl 10 setelah mabit di muzdalifah, ba'da subuhnya sy dan temen2 yg memang mau jalan kaki udh bersiap dgn ransel masing2..kami bergerak mengikuti arus pejalan kaki..Alhamdulillah sampai di jamarot utk lempar aqobah di jam 7 pagi..setelah lempar aqobah dan lngsung  tahalul awal, dan larangan sdh selesai, kami berganti kostum dan sepatu utk meneruskan perjalanan ke harom utk melanjutkan tawaf ifadah dan sa'i..Alhamdulillah selesainya sore di tgl 10 dzulhijah..

Malamnya kami ke mina lg utk bermalam di tgl 11,12 dan 13, utk lempar jamarot berikutnya..

 Alhamdulillah waktu2 utk lempar jamarot di tgl 11, 12 dan 13 kami ambil sesuai sunnah di jam ba'da dzuhur sampai sblum magrib..memang bersamaan dgn org2 arab dan org2 luar tp ada suka duka nya jg mba..suka nya jd rame, seru..beratnya di cuaca yg sngat panas..kami bw kanebo yg di basahkan di tutup di atas kepala, kain2 jg di basahkan..utk menghindari dehidrasi..

Suasana di hari tarwiyah..adem, sepi, krna tdk byk yg melaksanakan sunah tarwiyah. 

Untuk ke thaif mengumpulkan jemaah yg mau sharing cost, sewa bus dan mutowif ust arfat kena biaya 35 sar /orang.

 Kegiatan haji ~~ rukun, wajib dan sunnah

# Mina ( sunnah tarwiyah )
• Jemaah haji pergi ke Mina dari Mekkah setelah ihram, dan bermalam di sana pada malam 8 Dzulhijjah dengan berniat ihram haji. 
• Shalat:
Di Mina, Tgl 8 Dzulhijjah jemaah haji melaksanakan shalat Zuhur, Asar, Maghrib, Isya, dan Subuh. Berdoa, Berzikir dan ibadah lainnya
 
• Makna Nama:
Kata "tarwiyah" berasal dari bahasa Arab "rawiya-yarwi" yang berarti memberikan minum atau menyediakan bekal. 
• Kenapa dinamakan Tarwiyah?
Ada beberapa alasan:
• Jemaah haji membawa bekal air dari Mekkah ke Mina. 
• Jemaah haji bermalam di Mina untuk mempersiapkan perjalanan ke Arafah. 
Hukum melaksanakan Tarwiyah di Mina adalah sunnah. Ibadah Tarwiyah dilakukan dengan bermalam (mabit) di Mina pada 8 Dzulhijjah sebelum wukuf di Arafah. Jamaah haji yang menunaikan Tarwiyah juga disunnahkan untuk shalat Zuhur, Ashar, Maghrib, Isya, dan Subuh di Mina. 

# Arafah : 
• Wukuf:
Setelah matahari terbit di hari Arafah, jemaah haji meninggalkan Mina dan menuju Arafah untuk wukuf. 

Tgl 9 pagi dr mina menuju arafah, setelah sampai di arafah jamaah beristirahat di tenda2 di afarah yg sdh di siapkan, berzikir, berdoa, sambil menunggu wktu khutbah arafah, setelah mendengar khutbah arafah jamaah melakukan sholat dzuhur dan asar jamak ta'dim, setelahnya berdoa sampai menjelang matahari terbenam ( doa mustajab di saat2 hari arafah ) setelah matahari terbenam jamaah bersiap siap meninggalkan arafah., menuju muzdalifah ~~

# muzdalifah 
( untuk mabit, bermalam beristirahat )

Tgl 9 ba'da magrib jamaah ketika sampai di muzdalifah langsung melaksanakan sholat magrib dan isya ( jamak takhir ), mencari batu utk melempar ( ada juga yg sdh di siapkan panitia ) , kemudian beritirahat tidur sejenak sampai menjelang wktu subuh,  melaksanakan sholat subuh, kemudian bersiap siap ke jamarot utk melempar jumroh aqobah, 
Tgl 10 dzulhijjah Melempar jumroh aqobah di sunnahkan pada wktu setelah dhuha..jd di harapkan jamaah mandiri setelah sholat subuh di muzdalifah berjalan kaki menuju jamarot utk melempar jumroh aqobah.

# jamarot 
Setelah sampai di jamarot mulai jumroh aqobah, melempar baru kerikil sebanyak 7 batu. Setelah melontar Jumrah Aqobah di Mina, jamaah menyembelih hewan kurban (hadyu), tahallul (mencukur/memotong rambut) sebagai tanda diperbolehkannya kembali sebagian larangan ihram, lalu melanjutkan ke Masjidil Haram untuk Tawaf Ifadah dan Sa'i, yang menandai berakhirnya sebagian larangan ihram. 

# mina 
Tgl 10 dzulhijjah setelah rukun di atas selesai jamaah kembali ke tenda mina, selanjutnya melaksanakan sholat 5 waktu dan sunnah ibadah lainnya. 


Di antaranya : 

11, 12, 13 Dzulhijjah
Melakukan aktivitas haji Bagi jamaah haji, ini adalah waktu untuk melontar jumroh (Aqabah, Ula, Wustha). 

• Hari Tasyrik: Bersama tanggal 12 dan 13 Dzulhijjah, disebut hari Tasyrik karena daging kurban dijemur atau dikeringkan.
• Hari Makan dan Minum: Rasulullah SAW bersabda bahwa hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan mengingat Allah.
• Hari Mustajab Doa: Merupakan hari yang agung dan mustajab untuk berdoa, terutama setelah Idul Adha.
• Keberlanjutan Takbir: Pembacaan takbir setelah salat fardhu (takbiratul-tashriq) berlanjut hingga akhir hari Tasyrik. 
Amalan 11, 12, 13 Dzulhijjah
( Hari Tasyrik ) : 
• Memperbanyak Dzikir: Mengingat Allah dan bertakbir setiap selesai salat fardhu.
• Berdoa: Memohon apa pun yang diinginkan karena doa lebih mudah terkabul.
• Tidak Berpuasa: Puasa pada hari Tasyrik diharamkan karena merupakan bagian dari perayaan Idul Adha.

# Jumrah Aqabah (10 Dzulhijjah) dimulai setelah tengah malam (fajar) hingga terbit matahari, Sunnahnya dilakukan pada waktu dhuha (terbit matahari) hingga waktu zawal (tengah hari). Waktu mubah adalah sesudah zawal hingga matahari terbenam.

# Hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah), waktu utama adalah setelah matahari tergelincir (setelah Zuhur)
• 11, 12, & 13 Zulhijah (Hari Tasyriq - Jumrah Ula, Wustha, Aqabah): Waktu utama (afdal) adalah sesudah zawal (tengah hari) hingga matahari terbenam.
• Keringanan (Rukhsah): Jika situasi sangat padat dan berisiko bahaya (darurat), melempar jumrah di hari Tasyriq boleh dilakukan sebelum dzuhur (pagi hari) atau malam hari. 

Mba..ini sdikit catatan sy kmren yg sy ringkas utk puncak haji..

Posting Komentar

0 Komentar