Air Terjun KERTAGANGGA Lombok Utara, Air Terjun Unik dan Menantang

Pagii teman-teman semuaa...
Kali ini saya masih mengupas tentang destinasi kami di Lombok, nah untuk Total Pengeluaran dan Ittinerary selama di Lombok bisa Cek disiniiii πŸ‘ˆklik

Mungkin memang sudah jiwa traveling, 4 hari sebelum ke Lombok kami sudah melakukan trekking ke.Leuwi Asih dan Goa Garunggang Sentul 7 km.

Nah ketika di Lombok selain explore pantai, Trip 3 Gili (Trawangan, Meno, Air) goa, Wisata Religi ke Masjid Kuno Bayan Beleq gemees kalau tidak sekalian explore air terjunnya.

Nah ini salah satu air terjun yang kami datangi, bernama Air Terjun KERTAGANGGA di desa Genggelang Kecamatan Gangga, Lombok Utara.

Air Terjun Kertagangga ini unik, sekali berkunjung kita mendapatkan 3 air terjun sekaligus. Tantangan ke air terjun ini selain naik turun tangga juga ada proses menyebrang seperti masuk goa di antara tebing-tebing.

Siapkan stamina dulu yaa, karena berkunjung ke air terjun tak lepas dari trekking. Di sini jalur trekkingnya sudah bagus bagian depan jalan yang tidak begitu lebar, cukuplah untuk 4 orang berpapasan dengan diapit pepohonan besar rindang membuat udara sejuk segar, kurang lebih 300 meter jalanan mulai menaiki tangga ada 2 jalur keatas dan kebawah.
Kami mencoba  naik ke atas dulu dengan menaiki anak tangga  berupa  semen halus rapi, makin keatas terdapat pagar besi sebelah samping untuk pegangan dan pembatas jalan karena terdapat sungai kecil.

                 Jalan masuk air terjun
          Tangga menuju air terjun

Tangga yang kami naiki menuju Air Terjun pertama sekitar 700.meter, air terjun yang pertama kami temui bagian bawah dangkal di kelilingi seperti tanggul pintu air.  Terdapat jembatan untuk melintas dan di bawah jembatan banyak kita jumpai monyet liar sedang bersantai ria.

Pemandangan di sini sejukkk, sejauh mata memandang hamparan hijau area sawah, bukit dan hutan.

Air Terjun 1

Menuju air terjun kedua kami melewati jembatan yang berada di depan air terjun pertama terlebih dahulu,  kurang lebih beberapa meter tidak jauh dari air terjun pertama. Jalan semakin sempit menuju air terjun kedua dan terdapat jembatan besi kecil untuk menyebrang.

Setelah jembatan kecil dari besi kami mesti masuk seperti goa  melompati pembatas dari susunan batu besar dimana setelah melompat langsung masuk kedalam air setinggi dada saya, siap berbasah-basah ria, kami berjalan pelan eeeh di balik bebatuan tinggi kelihatan air terjunnya.

Ini penampakan jalan menuju air terjun kedua
 Jembatan besi kecil menuju air terjun kedua
Setelah melewati jembatan besi, kami melompati pembatas batu di belakang saya.
Setelah lompat langsung nyemplung di kedalaman air seperti ini
Semakin melangkah mendekati air terjun malah tidak begitu dalam tapi sukses bikin kami basah semua.

Akhirnya menemukan air terjun kedua seruu bisa main air tanpa gangguan karena sepiiih.


            Air terjun tirta gangga yg kedua

Setelah kami puas basah-basah ada beberapa santri datang, mereka mencoba naik ke bebatuan ternyata bisaa, aku melihatnya agak ngeri ya.
Terlanjur basah kami melanjutkan mencari air terjun yang ketiga ternyata air terjun ketiga berada di bawah. Dengan rute yang mengharuskan kami kembali ke lokasi awal tempat mulai pendakian dengan anak tangga. Memang sih ada 2 jalur arah keatas dan ke bawah tapi tanpa ada tulisannya.

Arah ke atas ke dua Air Terjun yang sudah kami datangi tadi, arah bawah air terjun ketiga, kami menuruni anak tangga yang curam sekali, ternyata air terjun ketiga debit airnya kecil mungkin karena musim kemarau ya.

Air terjun ketiga ini kami tidak bisa turun kebawah karena hanya ada jembatan kayu dan medannya sedikit susah.

Air terjun ke tiga rindang karena di naungi pepohonan dan akar pohon tua nan rindang.
Setelah dari air terjun ketiga kami mencoba turun kembali melewati semak belukar jalannya semakin sempit karena suami penasaran ada apa di paling bawah ternyata aliran air sungai yang rimbun tertutup akar pohon rindang.
Sungai di bagian bawah dimana aliran air terjun mengalir melewati sini.

Tidak lama kami langsung kembali ke atas, nah PR kaki mulai cenut cenut itulah kenapa saya dan suami tidak ikut anak-anak belajar surfing di Pantai Selong Belanak

Jalur kembali ke atas menaiki anak tangga yang sebagian tertutup tanah merah akibat longsor, berkelok curam tajam balik ke atas dan kembali ke parkiran.

Jalanan yang berkelok tertutup tanah merah yang longsor
Jalur menuju tempat parkir, sebelah kanan ada musholla dan toilet.

Gempa di Lombok tempat ini terkena imbasnya, dulu di sini ada rumah pohon akan tetapi ketika gempa ambruk, bangunan toilet, musholla juga masih ada yang retak-retak.

Lombok Utara itu selain Pantai juga banyak air terjun alami pastinya dengan jalanan yang aduhai berkelok-kelok naik turun.

Ketika mengeksplore Air Terjuan Kertagangga ini, Kami menginap di Anema Wellness Resort dg private pools & beach 1.3jt/mlm

Selama di Lombok kami menginap di 3 penginapan yang pertama di Villa Private pools depan Pantai Nipah sekaligus dermaga untuk ke Gili   yang kedua di area Pantai Sire anema wellness karena lebih mendekati arah ke Sembalun, yang ketiga di Area Kuta, private Villa murah di Lombok Tengah


Sekian dulu yaaa destinasi anti mainstream kami di Lombok selain Explore Goa Excotic

Nb : 
- tiket 5rb / orang
- parkir mobil 5 rb
- sewa mobil+driver+bbm jauh dekat 500rb/hr ke.Bp Eka 0819.0762.6370
- Sewa kapal explore ke Gili via Bp.Eka juga 
- Drone beserta operator 2 hr 1.5 juta ke Wa 0819.3316.6603

Wassalamualaikum πŸ‘Œ



Posting Komentar

28 Komentar

  1. MasyAllah mbaaa. Aku tu ya kalau baca blog mba yang lagi travelling jadi kebawa dan kerasa aura serunya. Jadi tiba tiba ngebayangin aku lagi ikut juha travelling di tempat mba hihihi πŸ˜‚. Seru banget sih mba travellingnya. Kayak yang ga ada capeknya hihihi πŸ˜‚. Emang yang punya jiwa travelling mah beda ya mba 😍.

    Oh ya, mba aku suka postingan mba yang ini. Jadi tulisannya ga terlalu panjang. Kalau panjang bisa dibagi jadi beberapa postingan. Makin keren mba membagi tulisannya 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih bun, saya suka di beri masukan

      Hapus
  2. Satu lokasi tapi bisa menikmari 3 air terjun sekaligus, untung banget ini di segi waktu juga karena bisa lebih puas menikmati alam dengan air terjunnya. Enaknya jalannay sudah ada khusus gitu ya jadi bukan jalan tanah atau jalan setapak seperti yang aku bayangkan ketika menuju ke air terjun

    BalasHapus
  3. Wow, aku kok deg-degan ya membaca cerita ini! Naik tebing segala lho hahaha kudu kuat fisik dan mental ini. Alas kaki kudu anti licin kalau gituh. Pegangan yang kuat, kaki ga boleh lekas kram, tangan kudu kuat :D Mantap sekali bisa dapetin 3 air terjun dalam satu waktu dan tempat, kereeeen!

    BalasHapus
  4. Unik sekali air terjun Kertagangga ini..ada 3 air terjun rupanya. Dan dengan penuh perjuangan akhirnya bisa ditaklukkan ya Mba Yeni.
    Jadi komplit nih destinasinya waktu di Lombok..ke pantai iya air terjun pun juga. Makasih info itin dan kontaknya yang bakal membantuku kalau ke Lombok nanti.
    Btw namanya Kertagangga atau Tirtagangga tepatnya? Disebut beda di artikelnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kertagangga mba Dian, makasih revisinya ada yang salah ketik πŸ™πŸ₯°

      Hapus
  5. Karena aku belum pernah ke Lombok, sepertinya ini akan ku catat dulu nih dalam list destinasi wisataku nanti. Jadi kalau pas ada rezekinya bisa ke Lombok punya rekomendasi untuk dikunjungi.

    BalasHapus
  6. ya ampuuunn super seru banget! itu air bener2 sampe sedada yaa, waw mantep. hahah. eh btw aku galfok mbaa, boleh nggak share sendal gunungnya? >.< thank youuu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sketchers mbaa yang seri yoga, makasih mba cindy

      Hapus
  7. Wah adem banget liburan ke sini. Kalo ajakin adek ke sini pasti seneng banget cz dia hobi berenang

    BalasHapus
  8. Haa.. itu air terjun yang luar biasa banget sih. Yang pertama mungkin gak masalah ya. Tapi air terjun yang kedua itu lho, tantangannya luar biasa banget.

    Tapi seru ya, Mbak. Liburan yang penuh tantangan dan natural banget.

    BalasHapus
  9. Makasih udang ngajak jalan ke 3 air terjun, ketiganya seru banget dengan perjalanan melalui anak tangga dan nyemplung ke air, ahh pastinya sensasinya luar biasa.
    Btw, akses menuju air terjun jalannya memang udah layak nih.

    BalasHapus
  10. Aku terkagum-kagum loh mbak Yenni baca cerita perjalanan wisata ke air terjun. Ini menguji adrenalin juga, itu aku lihat ada yang naik ke bebatuan. Aku sih gak berani takut kepleset. Stamina harus kuat ya.

    BalasHapus
  11. Wiiih, jalur trekkingnya lumayan panjang ya, Mak.. Tapi seru banget ini. Aku jadi pengen ke air terjun juga. Terakhir ke Grojogan Sewu doang yang deket. Padahal jalur trekkingnya ngga terlalu jauh, tapi itu pun bikin ngos-ngosan, wkwkwk... Tapi jujur, aku lebih suka wisata alam kayak gini sih, Mak, daripada ke mall. Xixixi...

    BalasHapus
  12. Wah emang menantang banget rute ke air terjunnya ya mbak
    Emang kalau jalan-jalan ke air terjun, rutenya selalu menantang
    Tapi semua terbayar saat melihat keindahan air terjunnya

    BalasHapus
  13. MasyAllah... Keren banget sih ceritanya dan petualangannya sekeluarga ini! Blognya Yenni sekarang jadi favorit aku nih kalo lagi pengen baca cerita berlama-lama aku baca blog ini aja

    Berada traveling bareng soalnya 😍.

    BalasHapus
  14. Petualang sejati nih sampai bisa nyemplung sekaligus dalam air
    Air terjunnya semua indah dan masih terjaga
    Semoga tetap terjaga pula kealamiannya ya

    BalasHapus
  15. petualangannya eh travelingnya seru banget mbak. bisa kompak banget ya sama suaminya mbak, jalan ke sana ke sini. barakallah mbak. air terjunnya cantik yaa. udah sampai lombok terus mau ke mana lagi mbak?

    BalasHapus
  16. Senangnya ya mbak, sekali jalan bisa ke tiga spot air terjun sekaligus, dengan tantangannya masing-masing pastinya. Saya belum pernah ke sana ya ampun... Pernahnya ke Sendang Gile, Tiu Kelep, sama Mangku Sakti aja. Hihihi.. gimana sih ini warga Lombok~ #ngomongsamadirisendiri

    BalasHapus
  17. Berapa hari di Lombok, kak Gusti?
    MashaAllah yaa..melihat air terjun itu memang bikin hati tenang dan seger banget menikmati keindahan ciptaan Allah.

    BalasHapus
  18. Seru banget jalan-jalannya Mba. Seger banget liat pemandangan sekitarnya apalagi liat air terjunnya. Udah lama engga ngunjungin air terjun begini

    BalasHapus
  19. Meskipun harus melalui medan yang sulit, kalau pemandangan yang disajikan seperti ini,, langsung ilang yang capeknya... Bagus sekali..

    BalasHapus
  20. Kalau di dekat air terjun tuh biasanya udaranya kyk seger gitu ditambah kena cipratan2 air dari air terjunnya. Unik juga ya langsung ada 3 air terjun yang bisa dinikmati di sana.
    Untung sama pengelola wisatanya udah dibikinin jalan dan tangga juga ya mbak jd anak2 bisa ke sana juga, tapi kyknya kalau anaknya msh piyik msh blm cocok ke sana ya?
    Kalau ke air terjun emang suka gak tahan nyemplung yaa, eh apalagi ternyata makin dekat air terjun airnya makin dangkal ya? Sru banget pasti main airnya di sana :D

    BalasHapus
  21. Segerrr bangettt
    Asik bisa wisata alam kayak gini
    Makin bersyukur yaaa
    Dan nimgkatin bonding jg

    BalasHapus
  22. Mantap nih, sekali jalan dapat 3 air terjun. Rupanya mereka satu rangkaian yaa.. saking panjangnya sampai bisa jadi destinasi tersendiri.

    BalasHapus
  23. Wisata jelajah alam selalu meninggalkan kesan karena banyak pengalaman tak terlupakan ya. Meski medannya terjal, tapi melihat keindahan alam di tujuan bisa membayar semuanya.

    BalasHapus
  24. Wah ini sebelum liburan harus memperkuat fisik dulu nih biar kuat manjat2 . Mana viewnya cakep banget lagi sayang kalau ga sekalian diliat sampe atas

    BalasHapus
  25. hiks, jalur trackingnya lumayan pake banget ini ya. Kudu kuat mental nih
    tapi kalau udah diniatin, setinggi apapun jalur trackingnya, bakalan hepi pokoknya
    asik juga nih mbak, sekali datang bisa ada 3 air terjun. Mayan banget

    BalasHapus