Tateyama Kurobe Alpine Route Destinasi Wisata Di Jepang yang menggabungkan pemandangan Gunung, Salju, Danau dan Bendungan || Wajib dikunjungi mulai April - Juli👍

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Destinasi impian sejak pertama kali mau ke jepang tapi banyak hal yg membuat berpikir ulang salah satunya lokasi ini jauhh plus biaya mahal. 
Baru kali ketiga ke Jepang kami fokus ke Tateyama Kurobe Alpine Route ini. 

Ada apa saja sih di Tateyama Kurobe Alpine ini??
Tateyama ini adalah Jalur pegunungan Alpen utara Jepang, jalur ini terkenal dengan curah salju yang tinggi sehingga menimbulkan tumpukan salju yang bisa melebihi 10 meter. Keunikan tumpukan salju ini menjadikan wisatawan kesini karena membentuk dinding tinggi tengahnya jalan bus.

Rute Tateyama Kurobe Alpine ini menghubungkan Kota Toyama di Perfecture Toyama dan Kota Omachi di Perfecture Nagano. Itulah mengapa kami menginap di Toyama karena start pagi di Toyama sorenya menginap di Kota lain yaitu Matsumoto karena tidak balik lagi ke Toyama.

Dulunya daerah ini terisolasi akhirnya menjadi tempat wisata favourite bagi penduduk matahari terbit maupun turis pastinya.

Rute kesini itu asliii kereen dan unik bangeet pengunjung merasakan beberapa kali pindah transportasi dengan sensasi berbeda dan pemandangan berbeda. Mulai dari cablecar, trolley bus, bus serta ropeway.

Butuh waktu seharian untuk menikmati rute satu arah ini minimal 7- 8 jamlah. Start pagi jam 6 atau jam 7 selesai sore jam 4.


Sebetulnya kami mengincar dinding es tapi adanya hanya 15 april sampai 22 juni. Tapi bersyukur waktu kami ke Tateyama Kurobe Alpine Route masih dapat salju dan pemandangan campuran hijau daun dengan salju sehingga tampak indah.
Untuk menuju kesini kami menginap di Toyama city karena start kesini harus pagi. Teman-teman bisa mencari hotel yang menyatu dengan stasiun tapi agak mahal sih, kalau saya di seberang stasiun yaa agak jalan kaki tepatnya di Hotel Hoterukuraun Hiruyu satu malam dengan 2 kamar Rp. 1.522.898 karena di Jepang jumlah orang menginap di perhatikan kalau ngeyel bisa kena denda, sudah gitu di sana kamar hotel kecilKereta menuju ke Tateyama Kurobe mulai jam 6 pagi, tiket kami include di Jr Matsumoto.
Adapun urutan perjalanan kami adalah 

1. Dentetsu Toyama - Tateyama Stasiun
Menuju Dentetsu Toyama Stasiun registrasi tiket alias menunjukkan Jr Pass Matsumoto kami untuk masuk ke  kereta Toyama Chino Railroad. Kereta Toyama Chino Railroad ini menghubungkan Kota Toyama (stasiun Dentetsu) ke Tateyama Stasiun (bagian pegunungan) jarak tempuhnya sekitar satu jam. Pemandangannya kereen 👌.

Ini keretanya...
Biaya ketengan sekali jalan 1200 yen


Ada kereta 2 lantai

2. Tateyama Stasiun - Bijodaira
Sampai Tateyama stasiun pindah menggunakan Tateyama Cable Car (sejenis kereta dengan jalan yang menanjak naik ke gunung) menuju Bijodaira.
Tateyama Cable Car berjalan setiap 20 menit sekali, ketika masuk ke dalam kereta gantung ini bentuknya berundak,  kereta jalan rasanya miring kek mau jatuh karena naik gunung 45 derajat kemiringannya. Perjalanan naik Cable car ini kurang lebih 8 menit sampai 10 menit.
Cable Car nya

Di dalam Cable Car berundak.

Biaya ketengan sekali jalan 720 yen

3. Bijodaira - Murodo
Bijodaira menuju Murodo menggunakan bus yang telah disediakan. Bus dengan kaca lebar membuat kita bisa melihat pemandangan luar indah sekali sambil diputar video tentang tanaman yang kami lewati. Salah satunya pohon tertua, air terjun yang terlihat dari dalam bus, kalau musim gugur pemandangannya cantik campuran warna kuning merah.
Perjalanan dari stasiun Bijodaira menuju Murodo dengan Highland bus sekitar satu jam.

Selama perjalanan kami mendengarkan guide bercerita di sertai tulisan di LCD TV di dalam bus sayangnyaa bahasa jepang :)).

Busnya keren sih kacanya besar sehingga penumpang leluasa melihat pemandangan di luar.
TV LCD di bus tulisan jepang tentang jenis tanaman yang tumbuh disini dan apa saja yang menarik disini. Yaah kira kira seperti itu kami hanya bisa ikut tertawa kalau pada tertawa😃

Jarak antar kursi di dalam bus juga luas.

Penampakan Bus dari luar


Pemandangan mendekati Murodo mulai terlihat salju.
Bus berhenti sebentar melihat air terjun.

Biaya ketengan 1710 yen

4. Murodo 
Murodo tempat dinding salju, danau dan kawah, Di murodo ini  terdapat hotel tateyama tapi mahal 8jt/malam. 
Murodo ini adalah destinasi utama yang dituju, tercakep kesini tanggal 15 April sampai 22 Juni setiap tahunnya, karena tumpukan saljunya masih tinggi membentuk dinding. Sebetulnya kami gambling sih kesini, takut saljunya sudah habis karena kami datang bulan Juli sudah masuk musim panas. 

Bepergian di saat musim panas di Luar Negeri itu kalau saya tidak nyaman karena panasnya melebihi Jakarta nah kami mengalami suhu panas gerah di Osaka saja ketika hari kedua. Untung destinasi kami banyak di area pegunungan yang berhawa dingin, memang sengaja sih. 

Alhamdulillah masih dapat salju segini meski tidak seputih bersih disaat awal buka setiap tanggal 15 April.






Turis atau penduduk Jepang banyak yang trekking di Murodo ini, karena yang di explore banyak disini. Trekking mendekati danau, mencari kawah air panas kebetulan suami mengajak juga sih tapi saya tidak mau soalnya anak-anak sibuk main salju tidak mau diajak trekking.

5. Murodo - Daikanbo
Setelah puas main salju yang berakhir dengan kedinginan Lanjut melintasi lorong dalam gunung menggunakan Tateyama Tunnel Trolley Bus menuju Daikanbo kurang lebih 15 menit. 
Tateyama Tunnel Trolley Bus ini adalah bus trolley bertenaga listrik. Tapi semenjak pandemi Bus tua ini sudah di ganti baru.

Naik menuju tempat bus berada.
Bus ketika baru berangkat jalannya lorong seperti ini.
Biaya ketengan 2160 yen

6. Daikanbo - Kurobedaira
 Dari daikanbo menuju Kurobedaira menggunakan tateyama kurobe/ Tateyama Ropeway. woww banget menikmati pemandangan dari atas kereen dah kalau musim salju kelihatan full salju. Dari Daikanbo ini menggunakan kereta gantung sekitar 5 menit.
Kami masuk gondola 
gondolanya kotak seperti ini
View dari dalam gondola sayang tidak punya foto lebih jelas pemandangan luar karena pas rame ini.


7. Kurobedaira - Kurobeko
Sampai kurobedaira naik kurobe cable car alias kereta lorong bawah dengan jalanan menurun menuju kurobeko (Danau Kurobe).  Perjalanan menggunakan Kurobe Cable Car ini sekitar 5 menit.
Ini lorong panjang menurunn. Keren yaks coba Indonesia ada yaa kan banyak wisata alam cakep di negeri kita.
Tiket ketengan 860 yen

8. Kurobeko - Kurobe Dam 
Kurobeko jalan kaki dibawah bendungan dingin sekali menuju Kurobe Dam alias bendungan yg dibangun 1963. Melintasi bendungan kalau mau kembali keatas lagi boleh kalau mau lanjut turun mengakhiri perjalanan jalan kaki lagi menuju Kanden Tunnel Electric Bus 
Keluar dari kereta bentuknya miring spt ini, sama dengan ketika berangkat.
Bendungan Kurobe, kami menggunakan jas hujan yg murah meriah 10rban beli di Indonesia krn ringan simpel tidak bikin tas berat. Pas hujan sampai kurobe dam ini dan kami jalan kaki melewati jembatan bendungan menuju lokasi bus dan pulang.

Disini ada tempat nongkrong juga kalau mau makan minum karena bendungannya bagus, hening, kereen dah yg pasti bersihh.

9. Kurobe Dam - Ogizawa stasiun
Menggunakan bus bertenaga listrik seperti Tateyama Kurobe Dam. Bus ini menghubungkan kurobe dam dan Ogizawa Station melewati terowongan panjang yang menembus gunung akazawa dan Dake. Durasi sekitar 15-20 menit.
Tiket ketengan 1540 yen

10. Ogizawa - Omachi Onsenkyo
Dari ogizawa ke omachi onsenkyo menggunakan Bus kurang lebih sekitar 45 menit.
Sesampainya di Omachi ada 2 jalur lanjutan  ke nagano atau shinano omachi. Kami ambil ke Shinano Omachi
Akhir perjalanan kami, ini menunggu bus yang menuju Shinano Omachi.
Tiket ketengan 1360

11. Omachi Onsenkyo - Shinano Omachi
Omachi Stasiun ke  Shinano omachi lanjut ke matsumoto. Mengikuti jalur tiket JR Matsumoto kami.
Shinano Omachi
Tak lupa di setiap stasiun mengumpulkan stempel buat kenang-kenangan, disediakan selebaran buat tempat stempel.

Tateyama Kurobe Alpine Route ini dibuka pada pertengahan April sampai akhir November setiap tahunnya. Akan tetapi puncaknya dinding es di Murodo atau di sebut Snow Valley Murodo 15 April - 22 Juni atau cek informasi terlebih dahulu ya.
Menurut brosur di bagi dua yang pertama 15 april - 9 mey yang kedua 10 mey sampai 22 juni dimana kondisi salju sudah berbeda.

"Ketika registrasi tiket diberi tiket putih nah jangan sampai hilang karena setiap pergantian moda transportasi harus di tunjukkan"

Tiket Pass yang bisa di pergunakan ke Tateyama Kurobe Alpine Route KHUSUS TURIS antara lain :
1. JR Matsumoto paket 5 hari wilayah yang di cover mulai Nagoya kami beli tiket di tokopedia dewasa Rp. 2.302.632 anak Rp. 1.151.316 
2. JR Nagano 9000 yen
3. Tiket Pass Alpine - Takayama - Matsumoto Area Touris Pass paket 5 hari cakupannya seperti JR matsumoto pass ini hanya dijual mulai 1 April - 9 November saja setiap tahunnya. Dewasa 17.500 yen anak diskon separo usia anak 6th kebawah FREE

Wassalamualaikum Warrahmatullahi wabarakatuh.

Posting Komentar

22 Komentar

  1. Wah cantik banget pemandangan Tateyama Kurobe Alpine ini mbak
    Unik ya, sebab wisata ini menggabungkan pemandangan Gunung, Salju, Danau dan Bendungan

    BalasHapus
  2. Baca review tulisan kakak ini aku merasakan seakan berada di Tateyama Kurobe Alpine. Air terjunnya pasti memberikan ketenangan jiwa ya.Indah banget pemandangan disana. Destinasi impian kelak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang lokasinya kereen bgt dan kami sih ga ramee yaa di spot2 yg kami datangi pas sepiii sunyii healing healing hehehe

      Hapus
  3. Dinding esnya itu menarik banget, mayan juga meski sudah menipis enggak setebal yang di map-nya. Noted, 15 April-22 Juni berarti tepatnya kalau ke sini. Komplit banget ini Tateyama Kurobe Alpine ya lokasi dan modanya. Satu tempat ada pengalaman berbeda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mamm itu pas Juli kami datang, recomended bgt kan? So worth it gak rugii kesini

      Hapus
  4. Eh mak..aku salfok sama foto gondola. Itu kok ada wajah di gondola, keedit apa gimana? Sampai bolak-balik lihat masih mikir hihihi.
    Pasti sudah kangen banget sama Jepang ya mak... Aku ikut ketawa baca tulisanmu di bus yang "ikut ketawa saat orang lain ketawa" gara-gara ga ngerti bahasanya. Berada di lingkungan beda bahasa mmg memungkinkan kejadian seperti itu yaa...Aku juga ga ngerti bahasa jepang, cuma arigato dan beberapa kata lain doang hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Foto booth maak sambil nunggu gondola datang kami foto di pasin muka doang hehehe

      Hapus
  5. Aduhhh liat semua dokumentasinya dan diceritain secara rinci kayak gini, aku jadi penasaran pengen segera goesnto Japan hehe. Kondisinya juga nyaman buat Travelling, aaaakk jd mupenggg nih mbaaa

    BalasHapus
  6. Padahal salah satu list liburanku tahun kemarin adalah bisa saljuan tapi apa daya karena belum kondusif jadi ditahan dulu. Tapi bisa tetap liburan dengan lihat review dari teman-teman yang bisa menikmati salju diberbagai tempat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa mb chichi sabar aja dulu banyak yang pulang liburan dr LN kena covid mba, H-1 sebelum selesai karantina.

      Hapus
  7. Bisa melihat gunung, salju, danau dalam suatu waktu itu impian aku banget mba. Ke Bandung aja cari penginapan yang view nya gunung senangnya luatlr biasa apalagi bisa ke Jepang, semoga ya suatu saat bisa kesana.

    BalasHapus
  8. Duh harus nabung berapa lama nih biar bisa jalan jalan ke Jepang heuheu. Semoga kesampaian anak bisa kuliah di sana jdi bisa puas ke sana hahaha

    BalasHapus
  9. Tateyama Kurobe Alpine Route Destinasi Wisata Di Jepang yang menggabungkan pemandangan Gunung, Salju, Danau dan Bendungan ini emang wajib dikunjungi saat jalan jalan ke Jepang ya mbak
    Bisa dibilang paket komplit

    BalasHapus
  10. Bagian air terjunnya gak terlalu kelihatan, tapi yang lain cukup oke. Aku merhatiin banyak banget tangga di stasiun dan lainnya. Kalau mau ke Jepang, katanya kudu olahraga dan biasain jalan kaki banyak-banyak deh. Biar gak gempor

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyess betul sekali harus dibiasakan olah raga dulu

      Hapus
  11. Cakep banget pemandangannya mba. Udah lama banget pengen ke Jepang dan mengukirkan jejak disana. Pas 2020 mau kesana, eh Covid, batal lagi deh. Next kalau bisa kesana, mau banget ke tempat wisata ini.

    BalasHapus
  12. Wah seru banget mbak perjalanannya. Jujur aku baru tahu nih sama daerah tateyama ini dan dinding esnya. Kalau boleh tahu itu dinding esnya memang terbentuk alami ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyup alami makanya mulai desember sudah ditutup karena salju banyak tar dibuka pas april pertengahan supaya saljunya cakep membentuk dinding tinggi 10 meter

      Hapus
  13. Casino Hotel - MapyRO
    Hotel information 창원 출장마사지 for Casino Hotel in 천안 출장샵 New Orleans. 평택 출장안마 Nearby. Casino hotel located in 문경 출장안마 New Orleans. Address, 1409 S. 경상남도 출장샵 St. James Blvd.

    BalasHapus