Pengalaman sedih bingung campur aduk kami di hari terakhir di New Zealand.

Jadi begini Kota terakhir yang kami singgahi setelah 8 hari keliling New Zealand adalah Kota Wellington. Kota terbesar ketiga setelah Aucland dan Chrischurch. Di Kota Wellington kami tidak menyewa mobil dikarenakan harga sewa mahal sekali termurah 1.8 juta/hari. 

Niat hati kami akan mencoba transportasi umum di Kota ini, pilihan menginap di dekat dengan bandara sekitar 1,4 km.

Begitu landing karena suhu dingin bawaan banyak akhirnya kami memutuskan naik taksi dari bandara ke Airport Motel nama penginapan kami, dari naik taksi sampai keluar parkiran ternyata jauh argo taksi sudah menyentuh 9$NDZ, keluar bandara melewati hamparan rumput dan lautan baru terlihat berjejer bangunan salah satu hotel kami so total tarif taksi yang tertagih 30$ndz (setara 300rbanlah ya). Mayan yaa tapi gapapalah emang jalurnya sepihhh....

Sampai hotel kami titip koper karena jadwal cek in masih lama, untuk keesokan hari kami kembali ke bandara dari hotel disediakan nomor untuk menghubungi taksi.

Sebelumnya teman saya Mbak Indah yang bertugas di KBRI NZ di Wellington bilang kemana-mana naik Uber saja karena bus lama semenjak pandemi NZ kekurangan tenaga kerja.

Dari Hotel kami akan menuju pusat kota tepatnya di area Cable Car Wellington, tiket by online nail Cable Car sudah lama kami beli. Cek ricek naik bus oooalah ternyata 1 orang 5$NDZ setara 50rb kalau uber 20$ndz / 200rb mending uberkan yaaaks....

Orderlah uber menggunakan kartu debet mandiri/bca/googlepay tidak bisa, maunya credit card, kami bayar pake CC.

Ketika naik taksi dari bandara ke hotel kami juga pakai CC langsung gesek dengan mesin ADC di mobil.

Pada malam hari sudah pukul 9 malam ada sesuatu yang mesti kami beli kebetulan tidak jauh dari hotel ada berjajar supermarket tapi kondisi saat itu hujan angin dingin banget, membuat kami memutuskan naik uber dari hotel ke supermarket 7$ndz setara 70rb.

Proses belanja lancar tapi ketika membayar pakai debet mandiri di tolak jelas2 ada saldo, pakai CC ditolak juga padahal limit banyak, deg2an dunk akirnya pakai debet BCA bisa plong....

Tau ga teman-teman selama di New Zealand beberapa kali kami mengalami hal tersebut (ada yang debet mandiri bisa tapi debet bca ditolak, ada ketiganya tidak bisa) jadi siap2 spot jantung tapi terbantu dengan membayar cash nah saat itu cash kami sudah kami habiskan.

Sepulang dari supermarket pesan uber gagal terus ditolak terus sampai ganti metode bayar, kami pikir mungkin krn sudah malam akhirnya kami jalan kaki saja di tengah hujan malam nan dingin pakai jas hujan yang selalu ready.

Hari berikutnya kami akan ke bandara mengalami hal serupa pesan uber ditolak berbagai proses bayar akhirnya pesan taksi via hotel, pikiran saya tar gesek pakai kartu atau kalau ga bisa tarik tunai di atm bandara.

Kepanikan di mulai.....

Setiba di bandara kartu CC, kartu debet mandiri, debet BCA semua decline untuk bayar taksi 22 $NDZ setara 220rb. Mulai dunk cemas mana cash bener2 habis akhirnya lari mencari ATM di bandara Alhamdulillah tidak jauh dari lokasi berjejer ATM langsung transaksi ya ampyun di tolak semua (ATM mandiri saya, suami dan ATM BCA) padahal rek mandiri BCA ada saldo semuaa lho...

Cemaas bingung antrian cek in panjang dan loket hanya di buka satu, waktu terus berjalan....

Auto saya hubungi Mbak Indah minta tolong transfer NDZ ke sopir taksi tidak diangkat, telfon Mbak Ambar yang di Sydney minta solusi juga tidak diangkat.

Sopir taksi sudah marah marah akhirnya dicoba sekali lagi CC kami tetep gagal, dia gesek nomor CC pake kertas dan kasih nominal semacam cek dan saya tanda tangan sambil marah2 dia langsung ngacir. (Kasus sopir ini nanti bayarnya bagaimana belum ada solusi ya ....)

Ya Allah dalam hatiku semoga dapat rejeki lain pak sopir taksinya....

Bergegas kami ke antrian Qantas yg lama banget tiba giliran kami ternyata ada aturan baru sebelum cek in harus isi web bea cukai indonesia declare auto dadakan dunk isi mundur dulu, proses isi tidak cepet ya butuh waktu karena tinggal kami penumpang yang tersisa akhirnya bagasi kami ditimbang.
                              ini linknya

Tragedi lagi petugas minta bukti vaksin suami bisa tunjukin nah OON nya punyaku aku uninstal di HP, auto instal lagi dan ga berhasil2 eeeh tiba2 inget kalau setiap pergi selalu ready hardcopy ubek2 tas tunjukin hardcopy langsung disuruh larii ke gate 49.

Ealah setelah ngos ngosan sampai di antrian X Ray panjangnyaa, lagi lagi cuma 1 konter yang dibuka, sabar antri krn deg degan akhirnya kami meminta ijin ke semua orang di depan kami supaya kami bisa duluan, begitu sampai di petugaspun kami ditanya sudah ijin sama semua orang di depan kami belum? Kami jawab sudah akhirnya proses cek ricek barang lanjut antri lagi di imigrasi,.lagi lagi hanya 1 konter yang buka sabar menunggu antrian setelah imigrasi kami masuk lagi kedalam ealah berhenti lagi proses di endus tas dan badan kami oleh anjing pelacak setelah aman lariiiii lagi masuk pesawat.

Alhamdulillah plong masuk pesawat langsung tinggal landas....
Tiba di Sydney aktifkan hp baru ada notif dan tlp dari mb indah maupun mb ambar saya cerita kronologisnya tapi Alhamdulillah yaa sudah bisa terbang...

Mbak Ambar bilang memang di Australia pengalaman dia awal datang kartu debet CC gabisa dipakai atau kadang bisa kadang tidak jadi untung2an akhirnya dia pakai kartu australia (krn student). 

Nah menurut mb Indah di New Zealand tidak semua mesin gesek bisa membaca kartu debet kita tapi aneh lho mesin ATM gak bisa jelas jelas ada logo master atau visa.

Kartu ATM kami (mandiri & bca) sudah berkali kali di gunakan di negara orang tidak masalah (eropa, jepang, singapore, malaysia).


Transaksi kami yang di tolak

1. Pembayaran hotel di lake tekapo kartu CC, debet semua tidak bisa akhirnya bayar cash. Keesokan harinya belanja pake CC bisa,  kan aneh? Kalau soal limit kami yakin adaa (meski limit kami emang tidak banyak) ...

2. Pembelian bensin melalui counter di Kota Timaru, bisa pakai debet mandiri
3. Pembelian Mac D di Kota Timaru pakai debet gagal semua akhirnya cash

4. Pembelian bensin self service di Aucland, debet gak bisa tapi CC di hold 150 $NDZ

5. Pembelian BBM di Christchurch pake debet BCA declined, debet mandiri declined, pake cc mega bisa
6. Bayar uber hanya bisa CC 2x berhasil yang ketiga gagal terus

7. Pengambilan tarik tunai debet di ATM NZ baik kartu ATM logo ViSa / Master tidak bisa semua (masih tanda tanya apanya yang salah)

8. Deposit sewa mobil pakai CC
9. Belanja di Countdown chrischurch sempet deg degan debet mandiri dan cc declined akirnya bisa pakai debet bca
10. Mayoritas transaksi kami sejak landing sampai kartu mulai bermasalah kami sering membayar cash, ketika cash mulai menipis baru pakai debet / credit card yg ternyata diluar prediksi kami.
hasil rekapan nota belanja selama di NZ mayoritas kami bayar cash

Hikmah dari kejadian kami 

1. Sedia uang cash jangan dihabiskan sebelum benar-benar pulang, tapi untuk membayar toll & bensin self service tidak bisa cash


2. Punya stok CC lain, karena mayoritas yang lancar transaksi menggunakan CC (bayar toll, beli Mac D, beli bensin kalau tidak mau di hold cari bensin yang ada mini market dimana bayarnya langsung kekasir.

Tapi memang ada resikonya pakai CC seperti
- pembayaran bensin self service menggunakan CC ada dana yang di hold gedhe di Aucland 1.5jt di Te Anau 2jt
Baru di kota timaru kami menemukan tulisan seperti ini kalau membeli bensin dengan kartu kredit makan akan di pre-authorisation 200$ndz, ini di pom bensin yg self service.

- sewa mobil juga ada deposit yang di hold dari CC jumlahnya juga gedhe dan tidak langsung balik semua butuh proses minim 7 hari kerja

Berarti di NZ ini tidak familiar buat sobatku yang tidak memiliki CC.

Tips Bagi Yang Pengen ke New Zealand tapi tidak memiliki kartu kredit 

1. Booking hotel langsung bayar di aplikasi 

2. Sedia uang cash banyak pastikan terencana pengeluarannya

3. Pilihlah pom bensin yang ada petugasnya, emang tidak banyak tapi ada, dan jangan mepet isi bensin

4. Sewa mobil kalau bisa bayar deposit cash tapi kalau tidak bisa pinjem CC teman, karena kalau pake debet baliknya deposit lebih lama lagi bahkan bisa hilang

5. Ikut tour travel
Sementara seperti itu yaa nanti kalau ada tambahan aku update....

Update Perihal Kejadian di Atas

1. Versi Bank Mandiri
Semua kartu itu sesuai ketentuan BI harus sudah chip, selain chip, disitu ada jg magnetic strip. Baik di chip maupun magnetic strip semua ada data kartu, ketika chip rusak, maka yg terbaca adalah data di magnetic stripe. 
Nah... kondisinya adalah data di magentic stripe itu riskan bgt dicuri alias diskimming, makanya ketika chip rusak maka otomatis data magentis stripe terpasang parameter buat jagain supaya ga kena skimming.

Saran kalau mau ke Luar Negeri lapor ke Bank untuk membuka parameter / tukang jaga saldo rekening kita dan cek ATM kita rusak gak chip n magnetic stripe karena mudah rusak ketika sering dekat dengan HP.

2. Versi CC Mega Suami
Malam sekitar pukul 09.00 waktu Wellington masih bisa di gunakan untuk membayar uber setelah itu di blokir oleh Bank Mega karena ada indikasi penyalahgunaan kartu.

Kesalahan kami ketika kami akan pulang order decline terus tidak langsung telfon CC mega untuk menanyakan perihal tersebut. Sudah malam sih jam 12 malam disana keesokan harinya kami persiapan pulang saya pikir kalau CC gabisa ya sudahlah pake debet atau tarik.tunai di ATM eeeh zonk ternyata.


3. Versi BCA
Gak beda jauh dengan Bank Mandiri, jadi perlu informasi ke Bank cek kelayakan kartu kita dan buka parameter. 

Nah sepulang dari New Zealand teman saya mb Ina ke  Eropa beliau tidak punya CC sebelum.berangkat ke BCA memaatikan biat transaksi di eropa.eeeh berulang kali gagal lho...dia bawa stok.cash sih...tp pas beli tas branded decline akirnya nebeng CC temennya dia langsung transfer.

Sekian dulu yaa mau lanjut nulis budget familytrip.mandiri ke New Zealand kemarin beserta ittinerarynya dari ujung ke ujung kami jelajahi.

Sudah Release Budget Ittinerary Familytrip.Mandiri kami.ke New Zealand dari North to South Island ini yaaa bisa di klik

Update tambahan terkait kasus bensin karena kami pulang akhir Februari 2023 sedangkan tagihan CC suami 17 Maret 2023 begitu release tagihan untuk BBM yg kena biaya lebih ditagihkan normal, deposit sewa mobil juga tidak ada alias tdk tertagih, biaya taksi bandara wellington krn gada uang kartu decline semua akhirnya baru tertagih Mey 2023 .
Jadi ketika decline melulu akirnya kartu cc di gesek ke kertas tagihan kemudian tanda tangan plus nominalnya.


Artikel terkait New Zealand kami  bisa di link dibawah ini ya