Masya Allah tabarakallah....
Indahnyaa setelah beberapa hari menikmati Pantai di Lombok, mulai Lombok Tengah, Lombok Barat, Kota Mataram dan Lombok Utara. Akhirnya kami bisa ke Lombok Timur, sempat suami tarik ulur mengingat perjalanan kesini itu jauh sekitar 2 jam kalau tidak berhenti, dengan jarak kurleb 80km dari penginapan dan malamnya ada janji dengan teman di Kota Mataram.

Tapi saya sih kekeh karena sudah jauh-jauh ke Lombok, masak sih tidak di tuntasin ke Lombok Timur sekalian, kepoo dengan area sawah kotak kotak bak karpet yang viral.

Akhirnya berangkat 💪 cek out dari  Anema Wellness Resort, Private Beach and Private pools only 1.3 jt/ malam taklupa mampir-mampir ke destinasi yang satu jalur.

Destinasi yang bisa di kunjungi sebelum ke Sembalun 

Air terjun KERTAGANGGA ini memiliki 3 Air Terjun akan tetapi berbeda lokasi. Kereen indah  meski kami harus trekking terlebih dahulu. 


Jangan lupa yaa mampir ke Air Terjun Tiu Kelep dan Sedang Gile yang lokasinya berdekatan.

Teman-teman bisa menikmati air terjun dari bawah dengan melakukan trekking sekitar 30-45 menit atau kalau tidak mau capek bisa melihat air terjun dari atas.

Seperti yang kami lakukan karena menghemat energi, kami menikmati air terjun dan tanaman kopi dari atas.
Kalau bingung aktifkan google map menuju Rumah Tradisional Desa Senaru nah kalau sudah sampai, tinggal naik lagi menggunakan mobil bisa kok lokasinya nanti di sebelah kiri jalan.
            Air terjun Tiu Kelep dari drone
Kebun kopi, coklat dengan pemandangan air terjun Tiu Kelep sekaligus ini adalah jalur trekking naik ke Gunung Rinjani

Untuk Sendang Gile kami melihat dari Rumah Makan Pondok Senaru, sekalian makan siang dengan view Air Terjun Sendang Gile.
                   Air terjun Sendang Gile

Selain wisata alam, di daerah Bayan ini juga ada beberapa Masjid Kuno, salah satunya Masjid Kuno Bayan Beleq yang didirikan pertama kali di Lombok.

Wisata edukatif buat anak-anak dengan mengenalkan rumah adat suku sasak di Desa Senaru Lombok. 
Dimana rumahnya masih asli di tinggali penduduk, modelnya masih lawas dengan ubin dari tanah, dinding dari bambu, tanpa jendela. Rumah tradisional suku sasak terbagi menjadi 2 bagian yaitu tempat untuk tinggal yang dinamakan Bale, dan ada tempat untuk menyimpan padi dinamakan Lumbung.

Alhamdulillah setelah mampir-mampir, akhirnya sampai juga di destinasi kereen yang suka terlihat di iklan-iklan TV keindahan Lombok.

Sembalun adalah nama Kecamatan di Lombok Timur dimana kawasan ini berada di ketinggian 2000 meter dari permukaan air laut. Kecamatan Sembalun ini memiliki 6 Desa yaitu Desa Sembalun Bumbung, Sembalun Lawang, Sembalun Timba Gading, Sajang dan Bilok Petung.

Tempat yang kami singgahi adalah Sembalun Lawang. 

(Oiyaa ada lho teman saya yang muter muter kesasar untuk menuju bukit dengan view area sawah kotak kotak. )

Alhamdulillah pak driver kami tau yang kami mau dan paham wilayahnya, memang sih jalurnya mesti masuk jalan kecil, melewati jalan jelek, pohon bambu rindang untuk menuju bukit dengan view area persawahan kotak-kotak ini.

Mungkin paling amannya teman-teman mengaktifkan google map dengan tujuan Bale Adat Desa Beleq Sembalun Lawang

Ketika sampai di Bale Adat Desa Beleq Sembalun Lawang, kita tinggal jalan kaki tidak terlalu jauh untuk menaiki bukit dengan view area sawah dan perbukitan sekitar 200 meter.

Bukit dengan Sawah Petak Petak 

Sembalun Lawang juga merupakan titik awal jalur pendakian ke Gunung Rinjani, selain di Desa Senaru.

Sebelum menuju bukit kami seperti biasa di minta mengisi buku tamu dan biaya masuk 5000/orang. Jalan yang kami lalui masih berupa tanah di sebelah kanan kami pohon bambu yang rimbun, sebelah kiri kami Rumah Adat Beleq, berjalan mendaki sekitar 200 meter akhirnya menikmati indahnya area sawah yang terhampar luas, berkotak-kotak, sejuk di pandang mata.

          Mengisi buku tamu dan donasi 
Dikeliling bukit hijau dengan langit biru cerah Masya Allah cantik banget.

Di depan kami hamparan sawah dan bukit nah belakang kami pohon bambu rindang dan bukit.

      Ini lokasi di samping Rumah Adat Beleq

Alhamdulillah meskipun puncak musim libur kenaikan kelas sekaligus bertepatan dengan hari Minggu lokasi yang kami datangi semua sepii.

Bale Adat Desa Beleq Sembalun Lawang 
Rumah Tradisional Suku Sasak yang kecil di belakang saya dinamakan Lumbung, di depan saya  Bale

Rumah adat atau rumah tradisional suku sasak di Desa Sembalun, dulu ada 7 rumah karena gempa di bulan Maret 2019 rumah adatnya tinggal 2 buah dan 1 rumah Lumbung. Disini rumahnya hanya untuk pajangan alias tidak di tinggali berbeda dengan di Desa Senaru tadi.

Rumah tradisional ini bernama Bale dimana pintunya pendek cuma 1 pintu tanpa ada jendela. Teras rumah di pel dengan kotoran kerbau atau sapi bagian dalam rumah masih tanah.


Satu tempat kita bisa menikmati Indahnya alam dari bukit, Rumah Tradisional Suku Sasak di Sembalun dan Hutan Bambu yang tidak jauh dari lokasi.

Setelah dari tempat ini kami melanjutkan perjalanan menuju puncak pass-nya Lombok Timur, yang bernama Taman Wisata Pusuk Sembalun.

Kawasan wisata alam yang menawarkan view khas lereng Gunung Rinjani. Berada di ketinggian kami istirahat sambil melihat pemandangan dari atas, banyak kita jumpai monyet-monyet berkeliaran.dengan bebasnya disini. 
Monyet bebas berkeliaran, disamping melihat pemandangan dari atas, bisa juga sambil berfoto ria.
Duduk menikmati pemandangan  tak lupa kami  menghidupkan drone sambil memesan minuman hangat atau gorengan yang banyak di jual di sepanjang jalan.
              view dari Sembalun Pusuk

Indah banget ya teman-teman jadi Lombok Utara dan Lombok Timur itu alamnyaa kereen, wisatanya komplit ada Pantai jernih pasir putih, pasir hitam, ada Air terjun, Masjid Kuno, Rumah Tradisional, Bukit, Kebun kopi, kebun buah strawberry, perbukitan dan Gunung Rinjani yang terkenal.

So jangan hanya menikmati pantai saja yaa, teman-teman wajib explore daerah sejuk dinginnya juga.

Nah setelah dari Sembalun Pusuk kami melanjutkan perjalanan menuju Kuta Lombok, sebetulnya kami mau mampir di air panas alami jalurnya kami lewati ketika turun dari Sembalun Pusuk, tapi karena sudah menjelang maghrib dan tempat tersebut berada di tengah hutan jadi kami skipp.

Perjalanan menuju Mataram kami kena macet di Kota Lombok Timur tepatnya di daerah Tuan Guru Bajang, akhirnya janji bertemu teman gagal dan sampai di Shu Villa Kuta Lombok sudah malam langsung makan malam dan tidur.

Baru keesokan harinya kami Explore Kuta, Belajar surfing di Pantai Selong Belanak Pantai Mawun dan Dua Goa Excotic di Lombok Tengah. Sengaja menginap hari terakhir di Kuta karena dekat dengan Bandara internasional Lombok, untuk Sirkuit Mandalika dan Pantai selatan lain yang berada di Lombok Tengah kami explore di hari pertama kedatangan (Bukit Merese, Bukit Seger, Pantai Seger, Pantai Tanjung Aan).

Dari Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Lombok Barat dan Kota Mataram memiliki keunikan tersendiri yang pasti di LOMBOK UTARA tidak kita jumpai Indomaret Alfamart.

Di lihat di peta ini rute kami dalam satu hari mulai penginapan di Lombok Utara sampai berakhir di Penginapan Kuta Lombok Tengah.
Sekian dulu lanjut Budget total dan Ittinerary kami selama 5 hari 4 malam di Lombok. 

Seee you 👌

Nb :
Persewaan mobil yang kami gunakan itu recomended dan 
 murah lho karena untuk rute sembalun dari Lombok Utara muter ke Lombok.Timur lanjut Ke Kota Mataram berakhir di Lombok Tengah tarifnya tetep flat 500rb all in driver BBM. Tempat lain mesti di mintai tambahan BBM karena jauh.

- Sewa mobil+driver+BBM 500rb/hari ke Bp Eka 0819 0762 6370
- Sewa go pro 100rb di Gili Trawangan
- Drone 2 hari 1.5 juta Wa 0819 3316 6603