WISATA RELIGI KAMI KE PENINGGALAN PANGERAN SAMBER NYAWA DI MATESIH.

Tepatnya di desa Pablengan, Matesih, Karanganyar jawa tengah.

Sapta artinya tujuh, Tirta artinya air secara keseluruhan berarti tujuh mata air. Yess disini tepatnya di Matesih Karanganyar Jawa Tengah ada 7 sumber mata air alami yang lokasi berdekatan.

Tapi ada yang unik disini karena sumber mata air ini beda fungsi dan rasa lho?? Kok bisa yaa? Wallahualam bishowab ya...

Kita kupas satu persatu yaa mata air tersebut 
1. Air Bleng 
   Air ini mempunyai fungsi untuk membuat karak, apa itu karak? Karak alias kerupuk yang berbahan dasar nasi. 
Selain bahan membuat karak, air ini juga bisa untuk menyembuhkan katarak.

2. Air Hangat
    Air yang berfungsi merelaksasi tubuh, mengobati rematik, capek capek. 
Di dekat air hangat ini disediakan kamar mandi didalamnya ada bathtub bagi yang mau mandi berendam. 

3. Air kasekten
     Air yang mempunyai fungsi supaya seseorang memiliki wibawa, percaya diri dkk

4. Air hidup 
    Air yang mempunyai fungsi air kehidupan, bagus untuk kulit wajah supaya ganteng cantik bagus untuk di konsumsi.

5. Air Mati
    Air yang mengandung racun, tidak boleh digunakan sama sekali. Lokasi air hidup air mati ini sangat berdekatan lho teman teman.

6. Air Soda
    Air yang mengandung soda, air ini bagus untuk mengobati penyakit dalam. 
Lokasi air soda ini juga berdekatan dengan air mati.

7. Air urus urus
    Air yang berguna untuk melancarkan buang air besar. 

Area sapta tirta ini ada jejak spiritual pangeran samber nyawa yaitu tempat beliau suka duduk dan tempat beliau bertapa.

Siapa sih pangeran samber nyawa itu? Pangeran samber nyawa adalah raja pertama kraton mangkunegaran teman teman.

Selain 7 mata air beda rasa, di tempat ini juga masih ada peninggalan 7 bilik tempat mandi putri keraton jaman Raden Mas Surono yang disebut dengan Kaputren.

Tiket masuk tempat ini 5.000

Selengkapnya bisa dilihat di channel youtube GustiYeni Famtrip